Ali Imran: Kepala Daerah Wajib Mengembalikan Fasilitas Negara Yang Di Pinjam Pakaikan.

Ali Imran: Kepala Daerah Wajib Mengembalikan Fasilitas Negara Yang Di Pinjam Pakaikan.
Ketua LP2BM BMR- Ali Imran Aduka

BOLSEL,TABLOIDKONTRAS.com – Ketua LP2BM Ali Imran Aduka Jumat (25/08/20), pada sejumlah awak media menegaskan bahwa setiap kepala daerah yang memasuki akhir masa tugas atau cuti dan maju kembali dalam pencalonan pada pilkada serentak 9 desember 2020, wajib mengembalikan setiap fasilitas milik negara yang di pinjam pakaikan.

Menurutnya, Bila hal itu tidak dilakukan maka akan melahirkan ketimpangan yang besar. Sebab fasilitas tersebut bukan milik pribadi, sehingga kemudian bila itu dikembalikan bukan sesuatu yang baru terjadi.

Hemat saya Memang harus di kembalikan, kalau tidak di kembalikan dan kemudian di pakai atau digunakan pada kepentingan politik itu bentuk pelanggaran,.

Sebab kata Aduka, Ada UU yang mengatur tentang fasilitas negara baik itu UU pemerintah hingga peraturan komisi pemilihan umum (KPU). yakni, UU No 10 tahun 2008 tentang pemilu DPR, DPD, dan DPRD melarang pejabat negara menggunakan fasilitas negara. Pasal 85 ayat 1 menegaskan, Kampaye pemilu yang mengikutsertakan presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota, wakil walikota harus memenuhi ketentuan: (a). Tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya, kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana di atur dalam perundang undangan.

Seraya menambahkan, Kepada seluruh kepala daerah yang Cuti ataupun mengakhiri masa tugas dan ikut dalam kontestasi pilkada untuk mengembalikan fasilitas yang digunakan semasa bertugas, Baik itu Gubernur, Walikota atau Bupati. Tandas Ketua Lembaga Pemantau Pemerintah Bolaang Mongondow Raya. Ali Imran Aduka,

 

(Lucky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan