Dana Pembangunan Masjid SMP 89 Sudah “Dikembalikan” Walaupun Belum Sepenuhnya.

Dana Pembangunan Masjid SMP 89 Sudah “Dikembalikan” Walaupun Belum Sepenuhnya.
Kondisi fisik Masjid yang baru berjalan sekitar 15 %.

JAKARTA, TABLOIDKONTRAS.com – Pembangunan  Masjid di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri(SMP) 89 di Jln.Tanjung  Duren, Kecamatan Grogol, Kota Jakarta Barat, yang sempat terhenti, akan dilanjutkan kembali.

Sebelumnya dana pembangunan Masjid yang di kelola oleh bendahara “S” diduga terpakai untuk kepentingan pribadi, sehingga pembangunan Masjid pun terhenti, hal ini disampaikan Yulius.

Julius selaku pelaksana pembangunan Masjid, akhirnya mengambil langkah tegas, mengingat dana tersebut di dapat dari para Alumni, para donatur serta orang tua wali murid.

“Julius kepada awak media menegaskan, mengenai dana pembangunan Masjid sekitar Rp.180 jt yang dipegang oleh bendahara “S”diduga terpakai untuk kepentingan pribadi. Beliau ini bukan ketua komite sekolah 89, tapi anggota komite, sekali lagi saya sampaikan “S” ini bukan ketua komite, dan sekarang ini sudah di keluarkan. “Tegasnya.

“Untuk mempertanggung jawabkan mengenai dana tersebut, Kita Tim pembangunan Masjid sudah musyarawah, dengan etikat baik “S ” ini, Alhamdulilah dana tersebut sudah dikembalikan, walaupun belum sepenuhnya,”Ujar Yulius.

“Kepala sekolah Raden Sapta Nurrohman yang mendampingi Yulius, menegaskan bahwa benar apa yang disampaikan oleh Yulius saudara “S” sudah  kita pecat dari anggota komite,”tegasnya.

“Sebagai kepala sekolah saya tidak terlibat mengenai pembangunan Masjid, kita hanya mengetahui saja. Secara struktural tidak ada dalam kepanitiaan, hal ini juga sudah disampaikan ke Sudin sebelum pembentukan panitia pembangunan Masjid,”terang kepala sekolah (21/11/19).

“Kita menyayangkan sikap “S” sehingga pembangunan Masjid yang baru berjalan sekitar 15 % dan sudah menelan biaya sekitar Rp.100 jt terhenti. Untuk selanjutnya kita tunggu niat baik bendahara “S” agar pembangunan Masjid terus berjalan dengan lancar, mengingat Mushola yang ada sekarang tidak tertampung  lagi buat sholat berjama’ah,”Tutup Yulius kepada awak media.(21/11/19).

 

Iwan HT

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses