Dirut PDAM : Tarif Dasar Air PAM di Kepulauan Seribu Akan Dikaji Ulang.

Dirut PDAM : Tarif Dasar Air PAM di Kepulauan Seribu Akan Dikaji Ulang.
90 persen DKI sudah Melayani Masyarakat Pulau Seribu.

JAKARTA, TABLOIDKONTRAS.com – Direktur Utama  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Priyatno Bambang Hernowo saat penandatanganan bersama kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faisal tentang pengelolaan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), akan mengkaji ulang tarif air bersih tersebut.

Pasalnya tarif air PAM di Kepualauan Seribu jauh lebih tinggi dibandingkan di 5 wilayah lain DKI Jakarta.

Bambang mengatakan kepada media, bahwa tingginya tarif air PAM di Kepulauan Seribu, dikarenakan biaya atau ongkos produksinya lebih besar dibandingkan di darat. Mengenai tarif dasar nanti kit kaji  ulang bersama tim, “ucapnya (22/3/21).

Sementara ini Pelayanan PAM JAYA di Kepulauan Seribu, Wendi mengatakan ada 3.800 pelanggan tetap, dan tarif yg diberikan ke masyarakat sudah sesuai dengan Pergub.

Mengenai tingginya tarif di Pulau Seribu, Wendi berharap masyarakat tetap menggunakan air PAM. Karena air sumur tersebut kurang layak untuk digunakan, “pungkasnya (Rabu 24/3/21) via telepon selularnya.

 

Iwan HT.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan