GIBAS Libas Managemen Dinas Kesehatan Tasikmalaya

GIBAS Libas Managemen Dinas Kesehatan Tasikmalaya
Pengamanan oleh jajaran Polres kab Tasikmalaya, unjuk rasa GIBAS Foto/Humas.

TASIKMALAYA, TABLOIDKONTRAS.com  – Lembaga Sosial Masyarakat yang tergabung dalam perkumpulan Gabungan Inisiator Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) melibas Manajemen Dinas Kesehatan Tasikmalaya.

Mereka meminta penjelasan yang berkaitan dengan  masyarakat miskin yang tertolak dalam pelayanan kesehatan dan juga terkait dengan pembangunan  Puskesmas yang diduga bernilai miliaran.

GIBAS  yang dipimpin ketua Waris, berunjuk rasa, Rabu petang (18/11) depan gerbang Gebu, minta kepala dinas kesehatan Dr Heru Soeharto tampil di depan pengunjuk rasa tetapi diwakili kepala bidang Pelayanan Kesmas H Soebagio yang tidak bisa menjawab tuntutan  yang disampaikan GIBAS.

” Masyarakat miskin tidak ada jaminan pelayanan prima. Ada sekitar 7000 warga Tasikmalaya yang perlu penanganan kesehatan tetapi Puskesmas nampaknya rendah kepeduliannya kepada mereka dan tidak menanggapinya yang datang berobat serius,  ” kata ketua GIBAS pedas.

Oransi yang disampaikan oleh GIBAS secara bergantian berkaitan dengan UU Nomor : 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang diungkapkan dalam orasi di depan petugas  Polisi dan Satpol PP yang dikomandoi pengamanan oleh Wakapolres H Agus Syafrudin SH, MM.

KONTRAKTOR

GIBAS yang berulang kali mengungkapkan kekecewaannya, minta penjelasan dinas kesehatan yang terkait dengan dana Covid- 19, dan anggaran pembangunan Puskesmas yang dimenangkan oleh kontraktor dari Garut. Ada apa ya, ungkap Waris mengkritik.

Hadir anggota GIBAS sekitar 150 orang, orasi tidak masuk ke area gedung bupati (Gebu), mereka menyampaikan aspirasinya depan gerbang masuk perkantoran Bupati, yang dijaga ketat oleh  jajaran Polres Tasikmalaya.

Orasi GIBAS  yang berawal sekitar pukul 13.00 Rabu petang hingga berakhir sekitar pukul 14.00. Peserta unjuk rasa berlangsung  tertib, aman dan terkendali.Mereka bubar secara  teratur, dengan catatan GIBAS memberi waktu 3 kali 24 jam kepada dinas keseha tan untuk menjawab tuntutannya. Laporan wartawan dari lokasi.

 

(Risto).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan