Hendra Jacob Ingatkan Taufik Tumbelaka Jangan Asbun, Soroti Kinerja Polisi.

Hendra Jacob Ingatkan Taufik Tumbelaka Jangan Asbun, Soroti Kinerja Polisi.
Taufik Tunbelaka dan Aktivis Sulut Hendra Jacob (HJ).

MANADO,TABLOIDKONTRAS.com – Terkait peristiwa penemuan mayat di koha, korban 12 tahun dan seseorang yg diduga pelaku sebagaimana stetmen taufik tumbelaka bahwa ia menyoroti kinerja polisi itu adalah hal yang keliru. Ujar Hendra Jacob (HJ) Pada Awak Media Jumat (28/05/21).

Dikatakan Jacob, bahwa gabungan tim lapangan polresta polda semua sudah berusaha melakukan penyelidikan kasus tersebut, mereka sudah susah payah naik turun gunung mencari dan mengumpulkan keterangan beserta bukti bukti petunjuk guna menangkap pelaku,  sehingga  itu harus di hargai dan jangan asal nyeletup saja memberikan pernyataan di media.

” Saya mantan anggota timsus polda sulut yang juga kerab menangani masalah kasus seperti ini dan saya tau bagaimana semangat tim lapangan dalam menungkap pelaku kejahatan, saya rasa saudara taufik tidak mampu melakukan apa yang sudah dilakukan oleh tim lapangan tersebut, jadi saya sarankan agar jangan banyak ngoceh yang ngak ada haluanya,” Pungkas Hendra Jacob.

Lanjutnya, Kerja kerja kepolisian perlu di apresiasi karena upaya mereka sudah maksimal dalam mencari pelaku, terkait informasi ditemukan warga itu benar, tapi juga itu ada koordinasi dengan polisi dimana hasil penyelidikan polisi menunjukan di lokasi ditemukannya korban.

“Saya sebagai orang yang Menyaksikan langsung bagaimana semangat mereka mengungkap kasus ini, bahkan saya hadir di koha guna menyaksikan mereka dalam mencari bahan keterangan untuk menangkap pelaku. bahkan,  mereka mendatangi kubur korban pada jam 3 subuh bersama salah satu keluarganya dan bahkan dua orang saksi yang melihat kejadian awal, ikut di ambil keterangan pada jam 4 subuh bersama orang tua korban,” Beber Jendra Jacob kronologis yang ia amati atas kerja tim yang ditugaskan dilapangan.

Masih Hendra Jacob, ini semangat yang sangat luar biasa dari pada tim maleo dan wajib hukumnya kita apresiasi bukan malah mencelah mereka, itu pemikiran keliru yang tak patut di lontarkan.

Sebab, Hingga hari ini tim maleo dan tim macan serta resmob polda masih terus mendalami peristiwa ini, lelaki bernama pala yang diduga pelaku pembunuhan anak 12 tahun yang telah di temukan tewas di perkebunan kampung koha, saat ini akan di lakukan otopsi guna mengtahui secara pasti apakah bunuh diri atau di bunuh, apakah itu bukan kerja mereka? Anda (Taufik ) yang tidak tau pasti cara kerja mereka sebaiknya diam dan jangan keluarkan statmen yang hanya dapat membuat gaduh ruang publik seolah olah polisi tidak kerja.

” Sebaiknya sama sama kita doakan agar seluruh tim lapangan baik polresta manado maupun polda agar diberikan kekuatan kesehatan sehingga mereka dapat terus bekerja untuk membuat terang kasus ini atas peristiwa yang terjadi di desa koha tersebut.” Pintah Hendra Jacob (HJ) Pria yang di kenal vokal ini.

Perlu diketahui sebelumnya, di salah satu media online jejakpublik.com Jumat (28/05/21) siang tadi, Taufik Tumbelaka menyampaikan bahwa

Kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis berusia 12 tahun asal desa Koha bernama Marsella Sulu telah menghebohkan warga Sulut.

Yang juga tak kalah hebohnya lagi ditemukannya mayat korban beberapa waktu lalu setelah 3 hari menghilang dan pagi ini penemuan sesosok mayat yang diduga adalah pelaku kasus tersebut.

Yang menarik adalah kedua sosok mayat tersebut justru ditemukan oleh warga sehingga mengundang tanya dari banyak pihak terhadap kinerja aparat kepolisian.

“Ada info, jenasah adik yang menjadi korban pembunuhan (Marsella Sulu, red) ditemukan oleh warga setelah beberapa hari dicari, kemudian jenasah terduga oknum pelaku setelah dicari beberapa hari, juga ditemukan oleh warga. Jika dua hal itu benar, timbul pertanyaan bagaimana kinerja dari aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian,” ujar Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka dilansir pada pemberitaan media online jejakpublik.com.

Lebih jauh, Tumbelaka meminta pihak kepolisian untuk segera mengungkap identitas dari mayat yang ditemukan warga tersebut. Pasalnya, dalam video yang beredar di medoa sosial (medsos) ini, warga masih berspekulasi tentang identitas dari pelaku tersebut.

“Ini juga menjadi misteri terkait pelaku dia atau bukan. Harus ada kepastian, ungkap ke publik identitas pelaku, termasuk apa benar korban diperkosa lalu dibunuh pelaku. Harus ada bukti hasil visum dan otopsinya untuk kemudian disampaikan ke publik agar publik tidak berspekulasi,” pintanya.

Selain itu, Tumbelaka yang juga adalah Sekjen DPP Barisan Adat Sulut (Barmas) ini juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA – P3A).

 

(Lky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan