Kasat Reskrim: Dugaan Korupsi RTLH Sudah Berproses. Dijadwalkan Pihak ke 3 Diperiksa.

Kasat Reskrim: Dugaan Korupsi RTLH Sudah Berproses. Dijadwalkan Pihak ke 3 Diperiksa.
Kasat Reskrim Polres Bolmong-AKP.M.Ali Tahir SH, Kasat Reskrim: Dugaan Korupsi RTLH Sudah Berproses. Dijadwalkan Pihak ke 3 Diperiksa.

BOLMONG,TABLOIDKONYRAS.Com – Terkait dugaan korupsi anggaran bantuan Kemensos RI untuk bolmong yang di peruntukan khusus Pembangunan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) ditanggapi polres bolmong.

Melalui Kasat reskrim polres bolmong AKP. M. Ali Tahir SH, Pada awak media Rabu (16/12/20) Mengatakan, bahwa penyidik sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada beberapa orang atas kaitannya masalah tersebut.

” Kasusnya sudah ditangani oleh Polres Bolmong dan sudah beberapa yang kami panggil dan periksa,” Ujar Kasat Reskrim.

Dikatakannya, Bahwa bukan hanya 600 juta saja, melainkan 750 juta anggaran yang di gelontorkan oleh Kemensos untuk pembangunan rehabilitasi RTLH di bolmong.

” Bukan 600 juta pak, Tapi 750 juta total anggarannya yang lagi di usut oleh pihak penyidik,” Beber Ali Tahir saat di konfirmasi Wartawan.

Lanjut Ali Tahir, Dimana proses penyelidikan masih terus dilakukan atas dugaan korupsi ini.

” Sudah ada beberapa orang  yang kami panggil dan dimintai keterangan seputar dugaan kasus ini dan tinggal pihak ke 3 Yakni,CV. Anugrah Abadi berinisial JM Alias Jim yang dijadwalkan di panggil untuk di periksa oleh pihak penyidik.” Tegas Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP. M.Ali Tahir SH.

Daya yang berhasil dirangkum oleh Wartawan, Dimana Kementerian Sosial (Kemensos) RI  perna melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam rangka penjajakan Calon Penerima Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dan Sarana Lingkungan (SARLING), Pada Jumat (14/02/2020) lalu.

Pada kesempatan itu juga, Kasie Kemensos RI, Rohima, AKS., MM dan Kadis Dinsos Bolmong, Drs. Abdul Haris Bambela, MM yang di dampingi juga oleh tujuh Pendamping Sosial Bolmong langsung turun dan mengunjungi enam desa di dua Kecamatan. Yakni, Kecamatan Lolak dan Kecamatan Bolaang Timur ( Red-Bolmong).Untuk Kecamatan Bolaang timur Diantaranya,  desa Ambang Satu, desa Lolan dan desa Today.

Sementara itu khusus kecamatan Lolak Meliputi, desa Motabang, desa Mongkoinit dan desa Lolak.

Menariknya dari total kelompok penerima yang di usulkan, hanya beberapa yang dibangun. Sementara lainnya belum di bangun hingga memasuki akhir tahun desember 2020.

 

(Lucky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan