Kasie IESDM P&E Jakbar Pesimis Kontraktor Dapat Selesaikan 248 Titik Sumur Resapan.

Kasie IESDM P&E Jakbar Pesimis Kontraktor Dapat Selesaikan 248 Titik Sumur Resapan.
Salah satu sumur resapan di lingkungan kantor walikota Jakarta Barat.

JAKARTA, TABLOIDKONTRAS.com – Suku dinas Perindustrian dan Energy (PE) Jakarta Barat program tahun 2019 yakni pembangunan sumur resapan 248 titik di 3 Kecamatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Kembangan, Palmerah. Namun dalam pembangunan sumur resapan ini di prioritaskan sekitar kantor walikota Jakarta Barat.

Sumur resapan  salah satu rekayasa teknik konservasi air berupa bangunan bentuk sumur gali bulat maupun kotak dengan kedalaman tertentu.Sumur resapan berfungsi sebagai tempat menampung air hujan yang jatuh di daerah kedap air dan meresap ke dalam tanah.

Sumur resapan berfungsi memberikan imbuhan air secara buatan dengan cara menginjeksikan air hujan ke dalam tanah. Mempertahankan dan meningkatkan tinggi permukaan air tanah serta mencegah penurunan  tanah (land subsidance).

“Deny kasie IESDM (Industri dan Energi Sumber Daya Mineral) Jakarta Barat Mengatakan pembangunan sumur resapan Jakarta Barat ada 248 titik yang tersebar di 3 Kecamatan, Kebon Jeruk, Palmerah dan Kembangan.”terangnya.

“Dari 248 titik, ada 45 sumur resapan yang menjadi prioritas yaitu di lingkungan kantor walikota Jakarta Barat, kegiatan tersebut secara e-katalog. Mengenai metode pemasangan di gali secara manual dan dimasukanya buis beton tersebut tanpa ada media lainya, seperti batu, geotektil, atau injuk,”jawabnya lagi kepada wartawan saat  bertanya jenis media dan metode pemasangan.

“Deni juga menyampaikan hingga saat ini baru terpasang sekitar 40 unit dari jumlah 248 titik itu. Jadi kalau sampai akhir kontrak waktunya, mungkin sekitar 100 titik atau 40 %. Jika nanti kontraktor hanya bisa mampu memasang 100 titik sumur resapan tersebut, 100 unit itulah yang dibayar.”ujar Kasie IESDM Jakbar.(19/11/2019)

“Rendi salah seorang pekerja menuturkan untuk penggalian  1 lubang sumur resapan bisa 1 1/2 s/d 2 hari tergantung kondisi tanahnya, untuk tutupnya sampai sekarang belum ada,”jawabnya singkat saat wartawan TabloidKontras.com teknik penggalian lubang sumur resapan.

“Sementara Yusuf kontraktor pekerja saat dikonfirmasi menuturkan, sampai saat ini pembangunan sumur resapan baru sekitar 45 unit di halaman kantor walikota Jakarta Barat.”jawabnya saat di konfirmasi via WA.

“Yusuf juga mengatakan untuk titik lainya, tunggu perintah dari Kasudin dimana titik-titiknya. Mengenai pekerjaan saya optimis dapat selesai secara keseluruhan, namun jika tidak selesai, kita harus menerima konsekwensinya sesuai peraturan yang diterapkan,”tutupnya via WA. (19/11/19).

 

Iwan HT

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses