LKS SMK Tingkat Provinsi Jabar Sebagai Wadah Bagi Siswa Untuk Dapat Berkreasi

LKS SMK Tingkat Provinsi Jabar Sebagai Wadah Bagi Siswa Untuk Dapat Berkreasi
Kabid PSMK Disdik Jabar, Deden Saepul Hidayat

BANDUNG, TABLOIDKONTRAS.com – Pada saat pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 Di SMKN 6 Bandung, Jln Soekarno Hatta, Bandung beberapa waktu lalu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Deden Saepul Hidayat mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebagai wadah atau sarana bagi siswa untuk dapat berkreasi, selain itu LKS juga dapat memberi pengalaman bagi siswa untuk bekal mengikuti perlombaan lain sehingga mental dan karakter kompetitif dapat terbentuk.

Perhelatan LKS SMK Jabar merupakan kompetisi untuk melahirkan siswa-siswa terbaik Jawa Barat untuk mengikuti LKS tingkat Nasional 2019, ujar Deden. Saat ini Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menyeleksi perwakilan melalui 31 cabang mata lomba, para peserta yang mengikuti lomba tengah diuji seakan-akan mengikuti kompetisi nasional sehingga mereka lebih terlatih dan siap untuk berkompetisi di tingkat nasional nanti.

Tidak hanya itu, Deden meminta pihak sekolah untuk memberi dukungan maksimal kepada peserta didiknya. Dukungan yang positif tentu bakal menjadi kekuatan tersendiri, termasuk pelayanan memadai sehingga peserta dapat mengikuti lomba dengan tenang. “Kita semua berharap, penyelenggaraan LKS  berjalan dengan baik dan menghasilkan prestasi terbaik pula sesuai visi misi Gubernur,” Jabar Juara’ dan ‘SMK Juara Lahir Batin” akan muncul juara-juara baru, mental-mental juara, dan jiwa-jiwa juara yang melekat pada anak-anak kita, khususnya bagi yang mengikuti lomba, ucap Deden.

Selain itu, Deden pun mengatakan lulusan SMK kini menjadi sekolah yang paling diincar dunia industri dan usaha. Sehingga tidak cukup untuk kompetisi saja, siswa SMK Jabar pun harus memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan. Maka dari itu, guna meningkatkan kemampuan tersebut, Bidang PSMK Disdik Jabar terus menggalakkan program yang menunjang peningkatan kompetensi siswa. Agar dapat selaras dan sejalan dengan dunia industri, memaksimalkan lembaga sertifikasi, mengoptimalkan teaching factory di seluruh jurusan, dan menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan dunia industri, pungkas Deden.

 

Eryanto

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses