LP2BM Pertanyakan Berapa Lama Waktu Rapid Test, Hingga Eksekusi PETI Molor?

LP2BM Pertanyakan Berapa Lama Waktu Rapid Test, Hingga Eksekusi PETI Molor?
Ketua LP2BM Ali Imran Aduka, Mempertanyakan Molornya Eksekusi.

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTRAS.Com – ketua Lembaga Pemantau Pemerintah Bolaang Mongondow ( LP2BM ), Ali Imran Aduka, Mempertanyakan atas belum di eksekusi satu terpidana PETI berinisial EP Alias Ervi.

Menurutnya,Kalau kemudian Jawaban Kajari bahwa yang lain masih menunggu rapid test, memangnya untuk proses pemeriksaan rapid test, harus memakan waktu berapa lama, Hingga Proses eksekusi salah satu terpidana Molor?

” Harusnya Saat putusan pengadilan tingkat pertama keluar. Ekseskusi sudah dilakukan di rumah tahanan kotamobagu,” Kata Aduka.

Di jelaskan Aduka, Upaya hukum banding, tidak menghalangi eksekusi, apalagi telah keluar putusan Pengadilan tingkat pertama.

” Saya berharap baik Pengadilan maupun jaksa jangan mengulur waktu pada proses eksekusi. sebab, Seseorang yang dinyatakan terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan hukum dan sudah melalui proses peradilan hukum serta telah ada putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan tingka pertama, Harus segera di eksekusi terhitung putusan tersebut keluar,” Pintah Ali Aduka.

Terpisah, Kajari kotamobagu Hadiyanto SH, pada pemberitaan sebelumnya Selasa (12/01/21) Kemarin, Mengatakan Yang lain tunggu rapid test, rencana besok rabu 13 January 2020 ( Hari ini ) di eksekusi.

” Yang lain tunggu rapid test,   rencana besok rabu di eksekusi,” Jawab Kajari Ketika di konfirmasi.

Sementara itu Kapolsek Lolayan AKP Joel Lalensang saat di konfirmasi wartawan Rabu (13/01/21), terkait apakah sudah ada titipan terpidana yang baru dari kejaksaan di sel tahanan polsek. Lalensang menyampaikan belum ada pak.

Data yang berhasil dihimpun oleh Wartawan, Dimana Penyerahan memori banding dari Penuntut umum tertanggal 5 November 2020. Sementara untuk Terdakwa tertanggal 4 November 2020.

Begitupun untuk Pemberitahuan banding Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) tertanggal 27 Oktober 2020.

Perlu juga diketahui bahwa Kajari kotamobagu sudah mengeksekusi tiga (3) terpidana PETI lainnya, di Sel tahanan polsek lolayan. Diantaranya, GL Alias Gus, SW Alias Sten, IO Alias met. Hanya saja satu terpidana belum di eksekusi inisial EP Alias Ervi.

(Lucky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan