LSM Pertanyakan Ada Apa Tersangka Kasus Korupsi Belum Ditahan?

LSM Pertanyakan Ada Apa Tersangka Kasus Korupsi Belum Ditahan?
Tersangka atas dugaan korupsi pasar genggulang. Inisial HA alias Herman oknum Pejabat pemkot dan SI alias Stef ( Kontraktor)

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTRAS.Com – Ketua Lembaga Pemantau Pemerintah Bolaang Mongondow ( LP2BM ) Ali Imran Aduka, Jumat (16/04/21), mendesak kajari kotamobagu segera menahan dua tersangka yang sudah ditetapkan statusnya atas dugaan korupsi pasar genggulang.

Masih Aduka, Dugaan korupsi pasar genggulang yang telah menetapkan dua orang tersangka. Yakin, HA Alias Herman dan SI Alias stef, Oleh kejari kotamobagu, sampai saat ini ke dua tersangka tersebut masih berkeliaran dan belum di tahan. Ada apa? Tanya Ali aduka.

Dikatakan Aduka, Hukum harus tegak lurus. Hukum tidak hanya tajam kebawah dan tumpul ke atas. Hukum harus benar diletakan pada rel hukum dengan persamaan atau perlakuan yang sama dimata hukum berdasarkan ketentuan UU yang berlaku. Tidak boleh ada perbedaan antara tersangka maling ayam dan tersangka kasus korupsi.

Menurutnya, baik tersangka maling ayam atau tersangka korupsi ketika sudah tetapkan menjadi tersangka sudah tentu memiliki  bukti permulaan yang cukup. Yakni, 2 (dua) jenis alat bukti dan diputuskan melalui gelar perkara. Sehingga sudah ada proses terlebih dahulu sebelum seseorang itu ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan pasal 1 angka 11 jo. Pasal 14 ayat (1). Nah kalau kemudian sudah ditetapkan tersangka tapi belum ditahan? Ini bakal menjadi pertanyaan besar,Seolah hukum ada pertimbangan atas status sosial bersangkutan,?” Ucap aduka.

Begitupun kata Aduka, Diminta juga kepada kajari dapat memanggil pihak konsultan pada kegiatan tersebut untuk di periksa seputar proses kegiatan pembangunan pasar.

” Konsultan pada pekerjaan itu harus juga di periksa sejauh mana peran dan tanggungjawabnya pada kegiatan yang dimaksud, dan beberapa nama lainnya,”

Sementara itu, Kajari kotamobagu Hadiyanto SH membenarkan belum ditahannya 2 (dua) tersangka korupsi pasar genggulang, Tapi Kata Kajari proses hukumnya tetap berjalan.

“Iya benar ke dua tersangka belum ditahan. Tapi prosesnya berjalan,” Jawab Kajari.

Disinggung alasan apa sehingga ke dua tersangka baik HA alias Her dan SI alias Stef belum dilakukan penahanan? Kajari mengatakan, Kejaksaan masih menunggu hasil audit akhir dari BPK terkait nilai kerugian yang di alami atas proyek pembangunan pasar genggulang tersebut,” Ungkapnya.

Masih kajari menambahkan, bahwa dugaan kasus korupsi pasar genggulang tidak hanya berhenti di dua tersangka (TSK) saja. Melainkan kejaksaan juga akan mendalami hingga ke pihak konsultan yang menangani kegiatan itu dan beberaoa oknum lainnya. Tutup kajari kotamobagu Hadiyanto SH, menjawab konfirmasi.

Perlu diketahui bahwa penyelidikan dugaan kasus korupsi pasar genggulang sudah lama  berjalan. Beberapa oknum yang diduga memiliki peran penting pada kegiatan itu sudah dimintai keterangan oleh jaksa penyidik dan 2 diantaranya sudah resmi menyandang status tersangka ( TSK ) Yaitu, HA alias Herman selaku oknum pejabat pemkot dan SI alias Stef yang diketahui sebagai pelaksana proyek tersebut.

Menariknya Penyidikan kasus korupsi pasar genggulang ini tak berhenti di 2 (dua ) tersangka saja, namun kemudian bakal menyeret beberapa oknum lainnya yang diduga terlibat pada kegiatan itu.

 

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan