Misteri PETI Belum Tuntas. “Diduga Oknum Penegak Hukum Ikut Main PETI Di Potolo”

Misteri PETI Belum Tuntas. “Diduga Oknum Penegak Hukum Ikut Main PETI Di Potolo”
Aktivitas PETI Di BMR.

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.Com – Walaupun beberapa lokasi Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) Sebelumnya telah di tutup dan di Police Line, dengan tujuan memberikan efek jera bagi pelaku PETI, Namun hingga hari ini PETI masih saja menggurita di BMR?

Bahkan Penutupan dan Warning keras oleh Kepemimpinan kapolda sebelumnya Bapak Irjen Pol Drs.Royke Lumowa yang tidak segan Segan menangkap dan menjebloskan para pelaku PETI ke dalam penjara. Kini setelah beliau tidak menjabat lagi sebagai kapolda sulut, Aktivitas PETI itu terulang lagi dan begitu bebas beraktivitas kembali.

Bahkan lebih menariknya PETI di BMR bukan berkurang, malah bertambah lebih banyak lagi. Ada apa? Apakah karena UPETI?

Belum pula pelaku PETI yang sudah di dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan negeri kotamobagu ( PN KK ) diduga kuat bermain kembali dengan skala besar di lokasi yang sama berinisial GL Alias Gus CS.

Semisal Lokasi PETI Potolo dan Gunung Rumagit tepatnya di kecamatan lolayan ( Bolmong-red) dan beberapa lokasi lainnya, masih tetap melakukan aktivitas Pengarukan matrian batu yang mengandung emas serta pengrusakan perbukitan dengan menggunakan alat berat Escavator dan lain lain, Sekaligus pembuatan bak siraman dengan ukuran skala besar.

Sontak saja hal ini mengundang perhatian publik, seolah aparat penegak hukum ‘terkesan tak berkutik’ menindak oknum oknum perusak hutan di wilayah BMR.

Ketua Badan Intelijen dan Investigasi LP2KP Ahmad Derek Ismail kepada awak media Rabu (29/12/20), menyampaikan Apakah PETI Sulit di Hentikan? Atau kemudian oknum pelaku PETI begitu Kuat sampai aktivitas pengarukan matrial batu yang mengandung emas terus saja Berjalan?

” Selaku Lembaga Kontrol Kami Ingin Bertanya, Apakah PETI harus dibiarkan? Bagaimana bisa menindak PETI yang baru dibuka, Jika PETI yang sudah resmi di tutup masih saja beraktivitas? Tanya Derek Ismail.

Derek pun, berharap agar penegakan hukum dapat berjalan dengan baik, Maka dibutuhkan kejujuran dalam mengungkap dan menindak pelaku PETI.

” Hukum itu tidak tumpul, Hukum Itu Tajam. Hanya saja Oknum Oknum Pelaksananya Yang perlu di revolusi mental agar penindakan hukum berjalan sebagaimana mestinya dan oknum pelaku PETI dapat di tindak berdasarkan Perundang Undangan yang berlaku,” Ujarnya.

Masih derek, Dirinya cukup Optimis bahwa dengan Kepemimpinan Kapolda saat ini, Irjen Pol Drs. R.Z Panca Putra  Dimanjuntak, M.Si. dan Kajati Sulut yang baru, akan mampu menuntaskan berbagai ketimpangan yang terjadi di BMR atas mengguritanya Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI).

” Saya pikir kedua Pimpinan lembaga intitusi penegak hukum ini mampu menuntaskan dan menindak pelaku PETI di BMR,” Ucapnya.

Begitupun kata derek. Dugaan kuat ada oknum penegak Hukum di Sinyalir Ikut main PETI dilokasi tersebut ( Potolo). Pungkas Ketua Intelijen dan Investigasi LP2KP Ahamd Derek Ismail.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan