Pedagang Tolak Di Relokasi. Pasar Genggulang Dinilai Masih Bermasalah Hukum?

Pedagang Tolak Di Relokasi. Pasar Genggulang Dinilai Masih Bermasalah Hukum?
Pasar Tradisional Genggulang Yang Diketahui Dalam Status Penyelidikan Oleh Aparat Penegak Hukum Atas Dugaan Korupsi

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTRAS.Com – Pemkot kotamobagu melalui Disdagkop-UKM dikabarkan dalam waktu dekat akan merelokasi Para pedagang yang berjualan di Pasar Serasi dan Pasar Ikan,  pindah ke Pasar tradisional Genggulang kecamatan kotamobagu utara.

Sontak saja rencana relokasi pemkot ini langsung mendapat kecaman serta penolakan keras dari sebagian pedagang. Mengingat pasar genggulang termasuk salah satu yang hingga hari ini masih dalam proses penyelidikan oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

“Sejumlah pedagang tidak setuju atau menolak untuk direlokasi ke pasar tradisional genggulang, karena sedang dalam proses Penyidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobatgu terkait Kasus Dugaan Korupsi,” Ungkap Salah satu pedagang Peter Rasubala ketika di wawancarai yang di dampingi beberapa pedagang lainnya.

Dikatakan Peter, Diminta agar Proses Hukum di pasar  genggulang tersebut terselesaikan dulu baru direlokasi, mengingat Jangan sampai ketika sudah menempati pasar genggulang,  tiba-tiba Pasar tersebut disegel dan dijadikan Barang Bukti atas Kasus yang saat ini lagi bergulir dan menyeret beberapa pihak.

“Pembangunan pasar genggulangkan saat ini sedang dilidik oleh kejaksaan, ada dugaan masalah yang lagi berproses hukum di pasar tersebut,” Ujar Peter Rasubala Senin (01/02/21) Kemarin.

Seraya berharap pemkot jangan memaksakan kehendak di tengah kondisi bangunan pasar itu lagi dalam masalah hukum. Belum lagi, kondisi pandemi seperti ini maka dipastijan kami selaku pedagang akan kesulitan mencari kelebihan untuk biaya hidup keluarga dirumah. Harap Peter.

Perlu di ketahui bahwa pasar genggulang saat ini termasuk salah satu yang lagi di lidik oleh pihak kejaksaan negeri kotamobagu atas dugaan korupsi pada pembangunan fisik yang terindikasi tidak beres.

Kondisi pasar genggulang bisa dibilang sepi,sehingga sebagian besar pedagang yang berjualan di pasar serasi menilai bahwa modal yang nantinya mereka putar untuk jualan sayur dan ikan fipasar tradisional genggulang bakal tak menghasilkan keuntungan dan sebaliknya bangkrut.

Sayangnya kepala dinas perdagangan koprasi dan usaha kecil menengah ( Disdagkop-UKM ) pemkot kotamobagu sampai berita ini naik tayang belum berhasil dimintai konfirmasi atas rencana pemindahan pedagang ( Relokasi ) ke pasar genggulang yang di jadwalkan dilakukan pada bulan maret 2021.

 

(RFL)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan