Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Tol Cijago Seksi III

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Tol Cijago Seksi III
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan jalan tol Cijago seksi III dilaksanakan.

DEPOK, TABLOIDKONTRAS.com-Peletakan batu pertama pembangunan jalan tol Cijago seksi III dilaksanakan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, Keberadaan Jalan Tol Cijago Seksi 3 akan melengkapi Jalan Tol Cijago Seksi 1 yang telah diresmikan tahun 2012 dan Seksi 2 yang dioperasikan sejak 2019. Proses pembangunan jalan tol yang membentang sepanjang 5,4 Kilometer ini, direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2022.

Basuki mengakui, adanya kelambatan dalam proses pengerjaan proyek tol ini. Hal itu disebabkan karena permasalahan pembebasan lahan. “Kami akan terus menyelesaikan permasalahan dalam proses pembangunan Tol Cijago seksi III, sehingga jalan tol dapat dipergunakan sesuai dengan targetnya, yakni pada awal tahun 2023,” ujarnya.

“Semoga proses pembangunan ini berjalan lancar dan sesuai jadwal, sehingga dapat mewujudkan peran strategis sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi kawasan. Apalagi sudah diharapkan oleh Wali Kota Depok dan ditunggu masyarakat,” kata Basuki di Area Gerbang Pintu Keluar Tol Kukusan, Jumat, (28/5).

Pada kesempatan yang sama, Walikota Depok Mohammad Idris, mengatakan, pembangunan Tol Cijago Seksi III sudah sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya warga Depok.

“Pasalnya, sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Cinere Jagorawi memiliki nilai strategis dalam meningkatkan volume distribusi barang dan jasa di kawasan Jabodetabek. Ruas jalan tol ini, juga akan memperlancar arus mobilitas warga Bodetabek menuju Jakarta dan Bandara Soetta,” ungkapnya.

Ia mengatakan, waktu tempuh Jagorawi-Bandara Soetta pun akan berkurang signifikan saat pembangunan jalan tol Cijago ini rampung. Untuk itu, kelanjutan proyek ini harus disyukuri bersama. “Alhamdulillah proses pembangunan Tol Cijago Seksi III kembali dilanjutkan. Nantinya, warga Depok tidak perlu muter-muter,” kata Idris.

Ia berharap pembangunan ini bisa selesai sesuai target dan membantu mengurai kemacetan.

Peletakan batu pertama atau ground breaking, dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, serta Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ) Hilman Muchsin.

 

IK

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan