Pemkot Keluarkan Edaran. Tidak Ada Kerumunan Di Malam Pisah Sambut.

Pemkot Keluarkan Edaran. Tidak Ada Kerumunan Di Malam Pisah Sambut.
Tidak Ada Kerumunan Di Malam Pisah Sambut.

KOTAMOBAGU,TQBLOIDKONTRAS.Com – Memutus mata rantai Virus Corona dalam bentuk pencegahan, tentunya dibutuhkan kepatuhan atas anjuran kesehatan maupun himbauan pemerintah untuk mematuhi protokoler kesehatan dan hindari kerumunan banyak orang.

Atas hal tersebut, Pemerintah Kotamobagu mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke semua Masyarakat kotamobagu, Dimana pada malam pergantian Tahun Baru, tidak ada kerumunan banyak orang dan diminta seluruh masyarakat agar tetap berdiam di Rumah demi memutus mata Rantai Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu meminta kepada seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes), serta pembatasan jam operasional yang sudah dikeluarkan dalam surat edaran Wali Kota beberapa waktu lalu. Termasuk jam operasional masyarakat dalam rangkat menyambut tahun baru 2021 yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2020.

” Untuk pembatasan jam operasional ini juga, Senin (28/12/2020) siang tadi, telah dilakukan rapat tim gabungan yang terdiri dari unsur Polres Kotamobagu, TNI, dan sejumlah intansi terkait dijajaran Pemkot Kotamobagu.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sahaya Mokoginta melalui Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum, Chandra Wahid pada awak media.

Lanjutnya Mengatakan, pengawasan ketaatan pembatasan jam operasional pada malam tahun baru, tidak hanya dilakukan oleh SatPol PP, akan tetapi bersama dengan Polri, Kodim 1303 Sub Detasemen POM dan jajaran tim satuan tugas baik dari tingkat Kota, Kecamatan hingga desa dan kelurahan.

” Jika ada kerumunan dan masih ada yang tidak mengindahkan pembatasan yang sudah ditentukan ini, maka sebagaimana berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 42 Tahun 2020, untuk misalnya restorant atau café, maka dikenakan sanksi penghentian sementara hingga pencabutan izin usaha,” jelasnya.

Masih Wahid menyampaikan, sanksi ini tidak hanya berlaku bagi pelaku usaha, namun juga berlaku bagi masyarakat yang melakukan aktivitas diluar jam yang sudah ditentukan.

“Himbau Kqmi agar pukul 09 malam di malam pidah sambut tidak ada warga yang berkerumunan, Jika itu di temukan akan diberikan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang telah diatur, ” Ketusnya

Jam pembatasan operasional pada tanggal 31 Desember 2020 sebagaimana dalam Surat Edaran Wali Kota, Nomor 282/W-KK/XII/2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan ibadah dan perayaan natal, serta pembatasan jam operasional masyarakat dalam menyambut tahun baru 2021 di masa pandemi Covid-19 tahun 2020 di Kota Kotamobagu sebagai berikut:

Jam operasional pertokoan pukul 07.00 s/d 20.00 wita

Jam operasional pasar pukul 03.00 s/d 20.00 wita

Jam operasional restorant / café tutup jam 20.00 wita

Penjual kembang api harus memiliki izin

Tidak melakukan aktifitas untuk mengumpul masa

Penutupan jalan A. Yani (Tugu Pembebasan Permesta) depan Toko Paris pukul 19.00 wita

Aktifitas masyarakat pada tanggal 31 Desember 2020  diberlakukan jam malam pukul 21.00 wita, kecuali melaksanakan Ibadah di rumah ibadah.

 

(Fik/lk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan