Penerapan Sekolah Terintegrasi di Cakra Buana Diapresiasi oleh Pjs Wali Kota Depok

Penerapan Sekolah Terintegrasi di Cakra Buana Diapresiasi oleh Pjs Wali Kota Depok
Pjs. Wali Kota Depok, Dedi Supandi (tengah) bersama Pjs. Ketua TP PKK Kota Depok,  Lutfi Erlita Widiasi (paling kiri) didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Cakra Buana, RR. Siti Nurul (paling kanan) saat mengunjungi Sekolah Cakra Buana.

DEPOK, TABLOIDKONTRAS.com – Kami terkesan dengan konsep yang diterapkan Sekolah Cakra Buana, luar biasa sekali di sini Playgroup, Taman Kanak-kanak, SD, SMP, SMA dan SMK terintegrasi di satu wilayah. Demikian yang diungkapkan Dedi Supandi Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok saat melakukan kunjungan ke Yayasan Cakra Buana di Kecamatan Pancoran Mas. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka melihat contoh sekolah terintegrasi.

Selain melakukan kunjungan, dirinya juga melakukan siaran langsung melalui kanal youtube Gembira Belajar ID, milik SMK Broadcasting Cakra Buana. Dedi Supandi menyampaikan kisah perjalanan hidupnya dengan mencoba merekatkan sejumlah pemikiran terhadap anak didik yang ada di sini agar termotivasi untuk menjadi pemimpin yang baik.

“Semoga ke depan akan hadir sekolah seperti Cakra Buana dengan konsep serta sarana dan prasarana yang baik,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Cakra Buana, RR. Siti Nurul mengatakan, kunjungan Pjs Wali Kota merupakan apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Sebab, konsep sekolah terintegrasi di Cakra Buana menjadi contoh pengembangan lembaga pendidikan di Kota Depok. Kami sebagai mitra Pendidikan akan selalu mendukung upaya Pemkot Depok, khususnya dalam mengembangkan pendidikan di Kota Depok,” ungkapnya.

Sementara itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok sedang mengkaji konsep sekolah terpadu atau terintegrasi. Ini merupakan konsep yang mengintegrasikan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Menurut Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin, konsep sekolah terintegrasi sangat baik, sebab anak-anak dapat beradaptasi tidak hanya pada satu jenjang pendidikan. Namun juga dari berbagai jenjang.

“Tapi perlu perhatian khusus dan pengawasan dari para guru dalam proses adaptasi tersebut, karena terdapat perbedaan usia,” tuturnya usai melakukan kunjungan ke  Sekolah Cakra Buana, Kecamatan Pancoran Mas, Kamis (12/11).

Dikatakannya, ke depan pihaknya akan mencoba mengkolaborasikan SMP dan SMA. Walaupun tidak satu kawasan, namun paling tidak berdekatan.

“Kami akan coba di kecamatan-kecamatan yang memiliki jumlah penduduk banyak di antaranya Cimanggis, Pancoran Mas dan Sukmajaya,” jelasnya.

Ia berharap, tiap sekolah menjadi tempat yang menyenangkan dan ramah untuk peserta didik. Dengan demikian, anak-anak dapat beranggapan sekolah menjadi rumah kedua bagi mereka.

“Jika mereka sudah beranggapan seperti itu, maka segala aktivitas akan dilakukan dengan senang hati,” tandasnya.

 

IK

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan