RPJMD 2016-2021 Ditargetkan Pemkot Depok Rampung Tahun Ini

RPJMD 2016-2021 Ditargetkan Pemkot Depok Rampung Tahun Ini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat membuka acara Sosialisasi Pembangunan 2021, di Gedung Dibaleka II Lantai 10.

DEPOK, TABLOIDKONTRAS.com – Sejumlah program kegiatan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 ditargetkan rampung tahun ini. Untuk itu, dirinya meminta agar pembangunan di wilayah mengacu pada visi misi Kota Depok dan RPJMD.

Demikian yang dikemukan Wali Kota Depok Mohammad Idris saat membuka kegiatan Sosialisasi Pembangunan Tahun 2021 dan pembukaan rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Depok Tahun 2021, di Gedung Dibaleka II Lantai 10, Kamis (07/01/21).

“Salah satu kegiatan fisik yang akan diselesaikan adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah timur,” tuturnya.

Idris mengatakan, saat ini pembangunan tahap I dari rumah sakit yang berlokasi di Kelurahan Cimpeun, Kecamatan Tapos tersebut telah selesai.  Sementara tahap II dilanjutkan di tahun ini.

“Lalu, Gelanggang Olah Raga (GOR) dan taman di setiap kelurahan. Lalu, pemberian insentif bagi kader Posyandu, Posbindu, pembimbing rohani, Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM),” ujarnya.

Idris menuturkan, untuk mewujudkan target RPJMD tersebut perlu dukungan dari berbagai pihak. “Termasuk camat, lurah, dan stakeholder. Camat, lurah dan stakeholder harus berkolaborasi dan musyawarah untuk menyediakan kebutuhan warga melalui pembangunan yang dilakukan di wilayahnya,” ungkapnya.

Lebih jauh Wali Kota menyebut, pihaknya juga akan tetap fokus pada penanganan pandemi Covid-19. Sebab,   imbuhnya, wabah ini berdampak terhadap berbagai sektor. Baik sosial, ekonomi, maupun kesehatan masyarakat.

Ketiga sektor ini, lanjutnya, akan mendapat perhatian khusus dalam pembangunan Kota Depok tahun 2021. Hal tersebut juga sebagai tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat terkait penanganan Covid-19. “Kami telah melakukan refocusing anggaran di tahun 2020, tahun ini juga akan demikian,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani memaparkan materi saat kegiatan sosialisasi ini.

Widyati mengatakan, fokus pembangunan tahun ini adalah peningkatan daya saing yang mengacu pada 11 isu strategis. Yaitu sarana dan prasarana transportasi, sanitasi yang layak untuk masyarakat, kualitas dan kuantitas air tanah.

Kemudian lanjut Widyati, impelementasi dan pengendalian tata ruang, daya saing dan ketahanan ekonomi. Selanjutnya, mengurangi angka pengangguran, percepatan penurunan stunting, serta meningkatkan peran keluarga dalam pembangunan karakter bangsa.

“Kami juga fokus pada lansia, anak terlantar dan disabilitas, kualitas sumber daya manusia, dan transparansi serta akuntabilitas tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, karena sedang masa pandemi Covid-19 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 mengalami refocusing. Seluruh kegiatan dialihkan untuk penanganan dampak pandemi tersebut. “Tahun ini juga fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Widyati menambahkan, sebelum melakukan pembangunan, pihaknya mensosialisasikan terlebih dahulu tentang mekanisme pembangunan yang dilaksanakan tahun ini, serta persiapan tahapan proses perencanaan untuk pembangunan di 2022. Sosialisasi diberikan kepada seluruh Perangkat Daerah (PD), camat, dan lurah.

 

IK

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan