Sehan: Diduga Oknum Cukong PETI Potolo, Bawa Nama “Jenderal”

Sehan: Diduga Oknum Cukong PETI Potolo, Bawa Nama “Jenderal”
Sehan Ambaru SH

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.Com – Lembaga Penelitian Masyarakat Insan Totabuan ( Bolmong) Sehan Ambaru SH, Sabtu (02/01/21) Membeberkan bahwa ada dugaan kuat oknum oknum yang melakukan aktivitas pertambagan Emas Tanpa Ijin ( PETI  ) di Potolo dan gunung Rumagit mulai bawa nama institusi penegak Hukum.

Dugaan ini kabarnya mereka mampu dan bisa amankan tiga  institusi penegak Hukum di Negeri ini, sebagaimana saya urai di status FB agar publik tau. Kata Sehan Yang di sampaikan ke awak media sore tadi melalui Via WhatsApp.

Dalam Status Sehan Ambaru, yang di posting di beberapa grub media sosial ( Medsos ) maupun akun pribadinya sendiri, ” Ohh…yang Kumpul Upeti itu..jual2 institusi

Atas nama Jendral Tentara si R.Momahit. Atas nama Jendral Polis si Ucok. Atas nama Jendral Korps Coklat si Onal. sinyal for ngoni di awal tahun 2021😁” Tulis Sehan yang di kutip dalam postingannya tersebut.

Lanjut Sehan, Entah benar atau tidak saya anggap para penegak Hukum sudah Lumpuh atas Urusan PENGRUSAKAN HUTAN untuk ILEGAL MINING di BMR yang dilakukan oleh para cukong.

” Atas banyak informasi dan hasil investigasi yang kami dapat ini, menurut Sehan akan diseriusi ke Staf Khusus (Stafsus) Presiden bidang Hukum,” ketusnya.

Dikatakan Sehan, bahwa Info para Cukong cukong ini bahkan bisa tembus sampai ke para petinggi petinggi di Mabes?

“Memang menarik dimana penegak hukum bahkan bisa berfoto bersama dan ikut melibatkan para oknum Jendral jenderal itu Untuk  mengamankan ‘PERAMPOKAN KEKAYAAN ALAM (ILEGAL MINING) dan PENGRUSAKAN HUTAN’  yang mereka lakukan, dan Kayaknya ini masalah serius dan harus diseriusi karena para pemain cukong PETI ini bahkan sudah mulai nekat,” Tandas pria yang yang kenal kristis ini.

Masih Sehan, Info dua minggu lalu HASIL RAMPOKAN dan JARAHAN di bawa turun dan di kawal oleh oknum aparat, entah itu legal atau ilegal pastinya ada oknum oknum aparat MENGAWAL HASIL JARAHAN dan di amankan entah dibawa kemana.

Bahkan Diduga kuat beberapa oknum Pewarta di BMR yang ikut memberitakan masalah ini juga turut di SUAP dan di SOGOK oleh para cukong agar diam.

” Semua ini sudah masuk dan rampung di Laporan kami LSM INSAN TOTABUAN ke stafsus Presiden Bidang Hukum. Saya yakin kalau Perintah stafsus ke Kapolri dipastikan para cukong ini akan dipenjarakan, Termasuk para Oknum oknum yang mengatasnamakan ‘Jendral’ tersebut.” Tutup Sehan Ambaru SH,

Data yang berhasil dirangkum wartawan dilapangan, Aktivitas Pengarukan matrial batu yang mengandung emas dan pengrusakan yang terjadi dikecamatan lolayan tepatnya di Gunung Potolo dan Gunung Rumagit ( Bolmong-red)  ini telah lama terjadi.

Dizaman kepemimpinan Kapolda sebelumnya.Yakni, Drs.Irjen Drs.Pol Royke Lumowa, lokasi PETI Potolo dan rumagit sempat di tutup, beberapa pelaku PETI pun di tangkap dan di jebloskan ke dalam penjara olehnya.

Penutupan tersebut sempat juga terjadi demo penolakan besar besaran dari ribuan warga yang diduga sengaja di fasilitasi dan di biayai oleh Oknum cukong itu sendiri.

Aksi demo itu juga menyebabkan jalan arah masuk di Blokade masa. Namun, atas ketegasan kapolda Drs. Irjen Pol Royke Lumowa, saat itu, blokade jalan bisa dibuka dan Lokasi PETI tetap di tutup.

Menariknya, Usai Kapolda Drs. Irjen Pol Royke Lumowa sudah tidak menjabat lagi sebagai kapolda sulut,  Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI) di BMR bukan berkurang, malah bertambah dan menggurita, Termasuk PETI Potolo dan Rumagit kembali beraktivitas hingga saat ini dengan beberapa oknum pemain baru seperti RMT Alias Onal dan beberapa lainnya.

Begitupun terpidana oknum berinisial GL Alias Gus CS, yang telah dijatuhi hukuman penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kotamobagu ( PN-KK) atas tindakan melawan hukum, hingga hari ini belum di tahan dan masih berkeliaran diluar. Ada apa?

Olehnya Diminta Kapolda yang baru Drs. Irjen pol Drs. R.Z Panca Putra  Dimanjuntak, M.Si, untuk dapat menindak tegas dan menutup Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) yang sudah perna di tutup tapi herannya masih kembali beraktivitas.

 

(Lucky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan