Shalat Tarawih di Masjid dan Mushala, Dibolehkan Wali Kota Depok

Shalat Tarawih di Masjid dan Mushala, Dibolehkan Wali Kota Depok
Wali Kota Depok Nohammad Idris saat memberikan keterangan.

DEPOK, TABLOIDKONTRAS.com – Berdasarkan surat edaran Wali Kota Depok, nomor 451/171-HK, warga Kota Depok boleh ibadah shalat tarawih di masjid dan mushala selama Ramadhan, dengan sejumlah aturan atau ketentuan.

“Shalat tarawih dapat dilakukan di masjid atau mushala dengan ketentuan jumlah jemaah paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat ibadah,” tulis Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam surat edaran yang diteken pada Rabu (7/4/2021).

Idris mengatakan jarak antar jemaah diatur minimal 1 meter.

“Aturan lain, jemaah shalat tarawih harus merupakan warga setempat yang dapat diidentifikasi status kesehatannya; bukan sedang dalam status positif aktif Covid-19,” unkap wali kota.

Ia melanjutkan, jemaah juga wajib mengenakan masker dan membawa perlengkapan ibadah sendiri, Untuk pengelola masjid dan mushala, lanjut Idris, diminta menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun atau hand-sanitizer, melakukan desinfeksi minimal 3 hari sekali, dan kegiatan ibadah dibatasi maksimal hingga 21.00 WIB.

Ketentuan lainnya, ceramah shalat tarawih maksimal 10 menit.  “Bacaan surat dalam shalat tarawih hendaknya menggunakan surat-surat pendek atau ayat-ayat lain maksimal 3 ayat. Tidak melakukan kegiatan bersalaman setelah shalat,” tulis Idris.

Idris menekankan, bagi yang sedang flu, batuk, khususnya warga lanjut usia yang kurang sehat, sebaiknya shalat di rumah saja.

 

IK

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan