“Terpidana PETI Belum Di Eksekusi”Kajari: Menunggu Putusan Pengadilan Tinggi Manado.

“Terpidana PETI Belum Di Eksekusi”Kajari: Menunggu Putusan Pengadilan Tinggi Manado.
Ketua LP2BM Ali Imran Aduka dan Kajaro Kotamobagu Hadiayanto SH.

BOLMONG, TABLOIDKONTRAS.Com- Penegakan hukum dan keadilan merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk tercapainya tujuan nasional.

Begitupun penegakan hukum tidak bisa lepas dari lima sub sistem. Yaitu, Kepolosian, Kejaksaan, Hakim, Lembaga Peradilan Umum, Penasehat Hukum dan Lembaga Pemasyarakatan.

Menyimak perkara pidana yang menyeret beberapa oknum pelaku Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ). Yakni, Gusri Cs, yang di ketahui sudah dijatuhi hukuman penjara 1 tahun dan denda 10 juta oleh majelis hakim pengadilan negeri kotamobagu ( PN-KK) tertanggal pada 21 Oktober 2020, Namun sampai saat ini ( Januari 2021), beberapa terpidana tersebut diduga kuat masih beraktivitas diluar dan belum di eksekusi sejak putusan pengadilan tingkat pertama keluar.

Demikian hal ini di pertanyakan oleh Ketua Lembaga Pemantau Pemerintah.Bolaang Mongondow ( LP2BM) Ali Imran Aduka. Senin (11/01/21).

Dikatakan Ali Aduka, jika dilihat dalam Ketentuan Undang Undang hukum Acara Pidana ( KUHAP) terkait Hak Banding baik terdakwa maupun penuntut Perihal acara peradilan banding dalam hukum diatur dan di jelaskan dalam pasal 67, pasal 233 sampai dengan pasal 243 KUHAP.

Bahwa Berdasarkan ketentuan undang undang yang dimaksud dalam pemahaman kami ( LP2BM ) bahwa sesudah putusan pengadilan tingkat pertama keluar, berarti bersangkutan ( Terdakwa ) harus segera di eksekusi dirumah tanahan ( Rutan ) dan itu sudah menjadi Wewenang Jaksa yang harus melaksanakan proses eksekusi atas putusan hukum yang di keluarkan oleh majelis hakim.

“Putusan Majelis  harus segera dilaksanakan oleh Jaksa setelah putusan Hakim diucapkan, tanpa menunggu turunnya putusan banding” Ucap Aduka.

Demikian pula Kata Aduka, terdakwa diberikan waktu berpikir dalam tempo 7 (tujuh) hari untuk kemudian mengajukan memori banding ke panitra sesudah putusan pengadilan tingkat pertama dikeluarkan apabila kedua bela pihak belum menerima hasil putusan tersebut.

“Apabila Penuntut Umum atau terdakwa / Penasehat Hukum mengajukan bandingnya melampaui tenggang waktu 7 (tujuh) hari, maka Panitera membuat surat keterangan yang menyatakan permintaan banding yang ditanda tangani Panitera dan diketahui Ketua, sehingga berkas perkara permintaan banding tidak dikirimkan ke Pengadilan Tinggi,” Urai Ketua LP2BM Ali Imran Aduka mempertanyakan proses peradilan hukum yang di nilai Masih misteri atas belum di eksekusinya Terpidana PETI?

Menanggapi hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu ( Kajari KK ) Bapak Hadiyanto SH, Ketika di konfirmasi Wartawan melalui Via WhasApp..dengan Nomor Tlp 18138604xxxx….Mengatakan bahwa sudah dilakukan eksekusi untuk terpidana Gusri Cs.

” Sudah kami eksekusi untuk di polsek lolayan, sambil menunggu putusan pengadilan tinggi manado. Kata Kajari. Seraya menambahkan, Untuk info lengkapnya ke kantor aja bro.

Disinggung apakah memori banding terpidana Gusri Cs di ajukan Tertanggal berapa, bulan berapa, hingga proses eksekusi terindikasi tersendat dan harus menunggu salinan putusan pengadilan tinggi manado. Sayangnya pertanyaan Wartawan tersebut belum di jawab tuntas oleh Kajari.

Perlu di Ketahui dimana pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI ) khususnua di wilayah bolaang mongondow masih menggurita.

Penegakan hukum yang terukur terus dilakukan oleh aparat kepolisian. Anehnya, oknum oknum pelaku PETI tak kunjung kapok dan berhenti melakukan pengrusakan dan pengarukan matrial batu yang mengandung emas tanpa memperdulikan dampak yang akan terjadi di kemudian hari.

Sebelumnya juga di zaman Kapolda Irjen Pol Drs. Royke Lumowa SH, ketika menjabat sebagai kapolda sulut,  Lokasi PETI Potolo ( Bolmong-Red) sudah di tindak dan di tutup olehnya.

Beberapa pelaku PETI di tangkap dan di jebloskan ke penjara hingga di proses secara hukum. Namun menariknya proses hukum ketika berjalan, hingga ke persidangan sampai dengan putusan pengadilan dikeluarkan, beberapa terpidana diduga kuat masih berkeliaran diluar. Malahan ada dugaan kuat Lokasi PETI Potolo masih terus beraktivitas.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan