Tabloidkontras.com

komunikasi terarah & selaras

08/12/2022

2 Kandang Ayam Dikeluhkan Warga, Diduga Tak Berijin Akan Dilaporkan Bupati

2 Kandang Ayam Dikeluhkan Warga, Diduga Tak Berijin Akan  Dilaporkan Bupati
Salah satu kandang ayam milik warga Tawang RT 11, Desa Kandangsapi Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen yang diduga tidak berijin.

SRAGEN, TABLOIDKONTRAS.com – Diduga tidak memiliki ijin resmi, 2 kandang ayam yang berlokasi  di Dukuh Tawang RT 11, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragendikeluhkan oleh warga setempat, pasalnya kandang ayam tersebut  menyebarkan polusi, menimbulkan bau tidak sedap.

Masalah ini terjadi, karena kedua kandang ayam tersebut berada dekat dilingkungan pemukiman warga setempat. Menurut keterangan sejumlah warga Dukuh Tawang RT 11, Desa Kandangsapi, dalam proses berdirinya kandang ayam itu, warga hanya dimintai tanda tangan oleh pemilik peternakan ayam. “Kami hanya diminta tanda tangan oleh Sunarto dan Haryanto pemilik peternakan  ayam” kata seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya

Keterangan warga tersebut juga dibenarkan beberapa warga setempat. Apalagi belakangan diketahui kedua kandang ayam tersebut duga tidak memiliki ijin resmi dari Pemda Sragen, sesuai Peraturan Bupati Sragen Nomor 50 Tahun 2012, tentang ijin usaha peternakan dan pendaftaran peternakan rakyat. “Jadi, kedua peternak ayam tersebut tidak memiliki ijin,namun hanya mengantongi tanda tangan warga sekitar saja” lanjutnya

Sehubungan dengan banyaknya keluhan, mengganggu kenyaman, maka warga setempat merasa keberatan atas keberadaan dua kandang ternak ayam tersebut. “Bau tidak sedap yang bersumber dari kandang ayam itu sangat menyengat, belum lagi ketika kami saatnya lagi makan, merasa jijik dan tidak nyaman” keluh warga sambil menambahkan, kejadian seperti ini sudah berlangsung selama kurang lebih hampir 2 tahun.

Selama itu pula warga hanya mendapatkan kompensasi satu ekor ayam saat panen tiba saja, sehingga tidak  imbang dengan penderitaan warga yang setiap saat harus menghirup bau tidak sedap yang berasal dari kotoran ternak ayam yang berada tidak jauh dari pemukiman warga. Menerima keluhan warga Dukuh Tawang RT 11, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen itu, Sigit Wardana aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat LSM bidang lingkungan hidup, akan segera membuat surat aduan kepada Bupati Sragen.

Intinya, mendesak Bupati Sragen untuk menindaklanjuti permasalahan dua kandang ternak ayam yang berlokasi  tidak jauh dilingkungan pemukiman warga dan diduga melanggar Perbub, Nomor 50 tahun 2012. “Pendirian kandang ternak ayam tersebut , semestinya tidak berada dekat dengan  pemukiman warga, meski warga telah memberikan tanda tangan untuk ijin lingkungan. Sudah begitu  dua pengusaha ternak ayam itu diduga belum mengantongi  ijin dari dinas terkait” ujarnya

Jadi,kata Sigit Wardana, kedua pengusaha ternak ayam tersebut tidak cukup hanya memegang ijin lingkungan saja. Terpisah, Kepala Desa Kandangsapi, Pandu ketika dikonfirmasi memberikan penjelasan, bahwa sebelum kandang ayam itu berdiri warga telah dimintai tanda tangan oleh kedua pemilik peternak an ayam Sunarto dan Haryanto.

 

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan