2 Terduga Penembakan Ditahan, 1 DPO. LSM: Minta Kepolisian Usut ‘Otak Aktor Yang Membiayai Mereka?’

2 Terduga Penembakan Ditahan, 1 DPO. LSM: Minta Kepolisian Usut ‘Otak Aktor Yang Membiayai Mereka?’
Ketua LSM ALIANSI INDONESIA ( SI ) Yusuf Buya Mooduto Berikan Apresiasi Atas Kecepatan Pihak Kepolisian Mengungkap kasus ini secara terang menerang.

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.Com – Peristiwa tewasnya salah satu warga Desa Toruakat, Kecamatan Dumoga (red:Bolmong) inisial AD alias Arman,  yang diduga kuat ditembak oleh oknum ‘Preman Bayaran’  yang dipekerjakan menjaga lokasi Perusahan Tambang Emas PT Bulawan Daya Lestari (BDL) cukup mengundang perhatian masyarakat.

Pun begitu, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara ( Polda Sulut ) telah resmi mengumumkan beberapa terduga ( Pelaku ) penembakan melalui fress Conference pada Senin 18 Oktober 2021 kemarin berkaitan penanganan hukum atas peristiwa berdarah yang terjadi pada Senin 27 Septermber 2021 di area pertambangan PT BDL.

Masing masing terduga penembakan yang sudah di amankan Diantaranya, berinisial SI Alias Son (44), Warga Tambun, Kecamatan Dumoga Timur ( Red:Bolmong) yang ditangkap pada Jumat (01/10/21), sekitar pukul 20:00 WITA dan AP ditangkap pada Sabtu ( 16/10/21) sekitar pukul 00:30 WITA, tepatnya dipelabuhan rakyat sorong, Papua Barat dan langsung di amankan di polda sulut.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM Aliansi Indonesia (SI) Yusuf Buya Mooduto memberikan Apresiasi Kepada Bapak Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, serta mendukung penuh penindakan hukum dalam mengungkap pelaku penembakan atas tewasnya salah satu warga desa toruakat ( red:Bolmong).

” Secara lembaga LSM Aliansi Indonesia memberikan Apresiasi atas kecepatan kepolisian mengungkap dan itu telah resmi disampaikan oleh polda sulut menyangkut beberapa terduga pelaku penembakan sudah di amankan beserta barang bukti ( Babuk) berupa jenis proyetil yang digunakan dan jenis senjata kaliber apa yang di pakai maupun pasal pasal yang dikenakan atas kasus perkara tersebut,” Ucap Mooduto.

Dikatakan Yusuf Mooduto, Menyimak penyampaian dalam Conference tersebut, dikatakan kabid humas polda bahwa 1 terduga penembakan masih dalam pencarian atau Masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Nah ini tentu perlu di serius dan kami doakan secepatnya bisa ditangkap.

Begitupun kata Yusuf Mooduto, Diminta juga Kepolisian dapat menyelidiki siapa otak aktor yang merekrut dan membiayai mereka ( Terduga Penembakan).

” Baik dilihat dari Standar Operasional Prosedur ( SOP ) Tidak ada aturan yang mengatakan bahwa oknum pekerja atau oknum yang dipekerjakan dilokasi perusahan lantas bisa di perbolehkan menggunakan senjata tanpa ijin maupun benda tajam lainnya”

Belum pula Ucapnya, jika hal itu dikatakan bahwa semisal oknum oknum tersebut resmi di pekerjakan di lokasi itu, maka perlu di pertanyakan juga sejak kapan mereka itu bekerja disana? Lihat daftar slip gaji perbulannya melalui administrasi perbendaharaan oleh pihak perusahan untuk memastikan bahwa kemudian mereka ( Terduga Penembakan) benar benar sebagai pekerja yang di upah berdasarkan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau jangan jangan mereka hanya sebagai pekerja yang dibayar sebatas Penjaga lokasi tambang mingguan saja,” Ujar pria yang dikenal kritis ini pada awak media Selasa (19/10/21).

Seraya mempertanyakan, Apakah mungkin peristiwa yang terjadi hanya berdasarkan keinginan para Pelaku penembakan sendiri, ataukah ada yang memerintahkan mereka?

” Penyidik perlu juga mendalami, Apa itu keinginan mereka (Pelaku penembakan)  atau kemudian ada pihak lain yang mengatur dan membiayainya?” Tanya Yusuf Buya Mooduto.

Pun juga, Yusuf Buya Mooduto Menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Toruakat untuk tidak terprovokasi dan senantiasa menjaga kantibmas serta menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum ini kepada kepolisian.

Begitupun Baik pihak keluarga korban, istri dan 4 orang anak korban AD alias Arman ( Almarhum) Semoga Tuhan Yang Maha kuasa selalu memberikan kekuatan,kesabaran dan ketabahan melewati ujian ini  serta yakin dan percaya bahwa polisi akan bekerja secara profesional berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga segala proses hukum diserahkan kepada pihak berwajib untuk menyelesaikannya.

Dan bagi pelaku terduga penembakan, ini adalah ujian juga bagi kalian, kami juga sangat memahami bahwa kalian juga memiliki tanggungjawab besar, baik itu istri dan anak dirumah, tentunya setiap perbuatan melanggar hukum, semua harus dipertanggungjawabkan, karena setiap orang dimata hukum sama nilainya. ‘Salah sulit dibenarkan dan benar sulit untuk disalahkan’ Ikuti saja proses hukum yang berjalan dengan baik, semoga keluarga senantiasa diberikan kekuatan menerima dan menjalani kenyataan hidup yang terjadi saat ini. Tutup Buya yang akrab disapa oleh warga BMR.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan