Bea Cukai Surakarta Kembali Tangkap Ribuan Botol Miras Ilegal

Bea Cukai Surakarta Kembali Tangkap Ribuan Botol Miras Ilegal
Barang bukti ribuan Miras palsu yang diamankan Bea Cukai Surakarta.

BOYOLALI, TABLOIDKONTRAS.com  – Bea  Cukai Surakarta bekerja sama dengan Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY, berhasil menangkap jaringan produksi  MMEA (Minuman Mengandung Etil Alkohol ) atau Miras yang dilekati pita cukai palsu, pada Kamis (9/9) lalu.

Penindakan ini terjadi di Dukuh Puluhkadang, Mojolegi, Teras, Boyolali. Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sejumlah 1.886 (seribu delapan ratus delapan puluh enam) botol yang telah dikemas dan siap dijual secara eceran.

Dalam kejadian  ini, pelaku yang berhasil diamankan berinisial Ma, pemilik barang tersebut.  “Penindakan ini berangkat dari informasi yang didapat dari masyarakat, yang melaporkan adanya indikasi penjualan miras ilegal di  daerahnya” ujar Hari  Prijandono,  Kepala  Seksi   Penindakan  dan  Penyidikan  Bea Cukai  Surakarta.

Kemudian unit penindakan dari  Kanwil Bea Cukai Jateng  dan DIY bersama  dengan  Bea  Cukai  Surakarta  melakukan  pengumpulan  informasi  yang  mendalam  selama  2 minggu. Setelah mendapat informasi yang akurat, tim penindakan menemukan titik lokasi yang merupakan sumber penjualan miras  ilegal.

Pada  hari  itulah,  petugas  Bea  Cukai  mendatangi  sebuah  bangunan  berupa  rumah indekos di daerah Boyolali dan kemudian meminta izin pemilik untuk melakukan pemeriksaan barang di dalam mobil box dan juga di dalam sebuah bangunan.

Pemeriksaan itu  didampingi Ketua RT, selaku aparat setempat.  Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 4 kamar yang dipergunakan pemilik barang. Kamar pertama, digunakan untuk kantor berisi kursi, meja dan lemari display.

Kamar  kedua, dijadikan sebagai kamar tidur penjaga dan juga kulkas showcase minuman, kamar ketiga untuk menyimpan miras ilegal yang dilekati pita cukai palsu, sedangkan kamar keempat  untuk menyimpan miras yang dilekati pita cukai asli.

Petugas melakukan pencacahan secara singkat ditemukan 1.886 botol miras ilegal berbagai merk, antara lain Anggur Merah, Ice  Land,  Mansion  Vodka,  Mansion  Whisky,  Soju dan  juga  Ciu.  Selain  itu,  juga  ditemukan  nota-nota penjualan dan barang-barang lain yang mendukung penjualan miras ilegal tersebut.

Selanjutnya, setelah dilakukan penghitungan oleh petugas, miras ilegal tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Surakarta,  guna dilakukan pengamanan. Dari hasil pemeriksaan awal, diduga Ma merupakan pemilik miras ilegal yang selama ini sudah menimbun barang di gudang miliknya, serta melakukan transaksi penjualan ke kafe dan karaoke di sekitar Boyolali.

Saat ini, Ma sedang dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan akan ditingkatkan ke proses penyidikan. Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Budi Santoso menambahkan, “Penindakan tersebut merupakan hasil sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta” katanya

Selain itu juga dengan Kanwil serta didukung  instansi penegak hukum terkait. Dengan penindakan tersebut dapat menekan peredaran miras ilegal. Sebab kasus ini tidak hanya merugikan penerimaan negara dari sektor cukai. “Juga bisa membahayakan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya” harapnya

Sementara itu terhadap hasil penindakan, total kerugian negara atas tidak dibayarkannya pungutan cukai ini mencapai Rp. 82.566.000. Secara rinci disebutkan, barang hasil penindakan, no merk minuman, jumlah keterangan  anggur merah 436 diduga merk palsu, 2 Ice Land 118 diduga merk palsu, Mansion Vodka 359 diduga merk palsu,  Mansion Whisky 254 diduga merk palsu, Soju 79 diduga merk palsu, Ciu 634 dan  Newport 6 diduga  juga merk palsu.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan