Bea Cukai Surakarta Sita Jutaan Rokok Ilegal

Bea Cukai Surakarta Sita Jutaan Rokok Ilegal
2. Rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai maupun dilekati pita cukai palsu.

SUKOHARJO, TABLOIDKONTRAS.com – Jutaan batang rokok ilegal kembali diamankan petugas Bea Cukai Surakarta, pada hari Senin (4/10). Penindakan ini terjadi di salah satu perumahan elit di daerah Gentan, Sukoharjo. Barang bukti yang diamankan petugas adalah sejumlah 1.122.800 batang rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai maupun dilekati pita cukai palsu dengan berbagai merk.

Kejadian ini, bermula salah satu pelaku yang berhasil diamankan, So mengaku sebagai pemilik barang tersebut. Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil operasi pasar,  dimana masih ditemukannya rokok ilegal yang beredar di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya. Ditemukan pula pengiriman rokok ilegal yang masuk ke area Solo Raya.

Biasanya rokok tersebut dibongkar di wilayah Sukoharjo. Berdasarkan informasi tersebut, tim Bea  Cukai Surakarta melakukan pengawasan  dan  pemetaan  terhadap  peredaran rokok  di seluruh wilayah Solo Raya, terutama wilayah Sukoharjo. “Kegiatan ini kita lakukan selama kurang lebih satu bulan hingga akhirnya mendapatkan informasi yang akurat.”, ujar Hari Prijandono, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Surakarta.

Jutaan Rokok ilegal yang ditindak Bea Cukai Surakarta, di Gentan, Sukoharjo.

Dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh tim penindakan, awal  informasi  yang  didapat  sangatlah  minim,  petugas  hanya  mendapatkan  informasi, tentang terdapat pengiriman rokok menggunakan truk bak terbuka dan telah dibongkar di suatu perumahan daerah Sukoharjo.

Dari  kejadian tersebut,  petugas  melakukan  pengembangan  dan  akhirnya  berhasil  menelusuri  jejak  lokasi pembongkaran rokok di suatu perumahan elite di Gentan Sukoharjo. Dua tim segera menuju perumahan tersebut dengan didampingi Ketua RT dan petugas keamanan setempat.

Untuk menuju sebuah rumah, yang dicurigai dialihfungsikan sebagai gudang tempat penyimpanan rokok ilegal. Segera setelah melakukan pemeriksaan atas sebuah bangunan rumah mewah, yang ternyata adalah rumah sewa. Petugas menemukan rokok ilegal jenis SKM (Sigaret Kretek Mesin) dengan berbagai merk yang siap dipasarkan.

Seusai pemeriksaan, petugas  melakukan  wawancara  singkat terhadap 2 (dua) orang yang mengaku sebagai karyawan dan So yang mengaku pemilik rokok ilegal tersebut. Ketiga orang yang berada di lokasi penyimpanan, beserta seluruh barang hasil penindakan dibawa ke Kantor Bea Cukai Surakarta.

Untuk dilakukan pengamanan dan pencacahan. Dari hasil pemeriksaan  lebih mendalam, So  juga menjalankan usaha menimbun dan menjual rokok ilegal dengan jaringan peredaran di wilayah Solo Raya dan ke luar Jawa. Saat ini, So telah diperiksa dan berstatus tersangka, sedangkan dua orang  lainnya  dinyatakan  sebagai  saksi.

So  dijerat  hukuman  dengan  pelanggaran  Pasal  54  dan  56 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta. Berdasarkan UU Cukai Nomor 39 tahun 2007. Potensi kerugian negara dari penindakan ini sebesar Rp. 752.635.000.

Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Budi Santoso mengatakan,  penindakan yang dilakukan Bea Cukai Surakarta ini merupakan bagian dari ‘ Operasi Gempur 2021’ yg dicanangkan DJBC. Sepanjang tahun 2021 ini Bea Cukai Surakarta telah melakukan penindakan sebanyak 68 kali.

Adapun penindakan ini ada yang berasal dari hasil operasi pasar, informasi dari masyarakat, dan sinergi dengan apparat hukum lainnya. Total hasil penindakan yang dilakukan adalah sebesar 5,2 juta batang, dengan total perkiraan kerugian negara senilai lebih 3 milyar. “Diharapkan dengan penegakan hukum yang konsisten serta penerapan kebijakan yang tepat, produksi serta peredaran rokok ilegal dapat ditekan dan penerimaan negara dari sektor  cukai bisa ditingkatkan” pungkasnya.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan