Dalang Penipuan Uang Ratusan Juta, Akhirnya Dijebloskan Dipenjara

Dalang Penipuan Uang Ratusan Juta, Akhirnya Dijebloskan Dipenjara
Haris Supriyadi, dalang penipuan uang ratusan juta dengan tangan di borgol berjalan memasuki ruang sidan di Pengadilan Negeri Sragen.

SRAGEN, TABLOIDKONTRA. com – Haris Supriyadi, dalang penipuan uang milik suami isteri, Sudarno dan Paryanti senilai Rp 510 juta, setelah beberapa minggu berstatus tahanan rumah, kini dijebloskan ditahanan Mapolres  Sragen. Hal itu terungkap dalam sidang yang digelar pada Rabu (22/6), di Pengadilan Negeri  Sragen.

Agenda sidang siang itu pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU),  Kejaksaan Negeri Sragen, dengan nomor perkara 36/Pid.B/2022/PN Sgn dengan terdakwa Haris Supriyadi. JPU pengganti, Sujiyarto SH menyampaikan, bahwa pihaknya belum siap membacakan tuntutan terhadap terdakwa Haris Supriyadi, sehingga meminta sidang ditunda Minggu depan.

Menanggapi pernyataan itu, Majelis Hakim yang dipimpin Sutiyono SH, dengan anggota Adityo Danur Utomo SH dan Andris Henda Gautama SH MH menyatakan, untuk menunggu persidangan selanjutnya Haris Supriyadi , terdakwa Haris Supriyadi  yang semula berstatus ahanan rumah,  kini menjadi tahanan Polres Sragen.

Dengan ditetapkannya otak kasus penipuan uang ratusan juta tersebut, maka Sudarno dan Paryanti yang mengikuti proses persidangan tersebut menyatakan, sangat puas dan bersyukur. “Kami mengucapkan terima kasih kepada majelis Hakim, atas penetapan menahanan Haris Supriyadi” ujar Sudarno yang dibenarkan oleh isterinya, Paryanti yang sudah menunggu proses persidangan mulai pukul 10.00 hingga pukul 15.30 WIB.

Karena selama ini, terdakwa Haris Supriyadi  menjadi tahanan rumah, dengan alasan sakit, tapi nampak sehat dan segar bugar. Buktinya, saat sidang berlangsung dan dalam menjawab pertanyaan  hakim, terdakwa dapat menjawab dengan lancar, bahkan ketika menggu giliran disidangkan di ruang bebas rokok dia juga merokok. “Saya melihat, terdakwa dalam kondisi sehat,  memang saya tidak percaya kalau terdakwa Haris Supriyadi  itu sakit” kata Sudarno lagi

Dalam sidang sebelumnya,  terdakwa Ika Rini Hadayani divonis 2 tahun 6 bulan penjara, sedangkan  Slamet Harjaka masih menjadi buronan polisi. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penipuan uang senilai Rp 510 juta itu dilakukan 3 pelaku. Sedangkan uang itu telah dibagi dengan rincian masing-masing Rp 80 juta ditilep Haris Supriyadi, sedang  sisanya sejumlah Rp 430 juta dibawa Ika Rini Hadayani dan Slamet Harjaka hingga sekarang belum tertangkap polisi.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan