Dilapor Atas Dugaan Pencurian, Oknum Kadis Bantah, Tuduhan Tersebut Fitnah.

Dilapor Atas Dugaan Pencurian, Oknum Kadis Bantah, Tuduhan Tersebut Fitnah.
ilustrasi pencurian Hanphone

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTRAS.Com –  Salah satu oknum Kepala Dinas di Kotamobagu berinsial HR alias Ham, kabarnya dilaporkan oleh Sekretaris Kominfo Kotamobagu Inisial HP alias Hasna, atas dugaan kasus pencurian.ini berdasarkan laporan polisi bernomor : LP/B/504/VIII/SPKT/Res-ktgu/Polda Sulut, tertanggal 03 Agustus 2022 lalu.

Tidak menunggu lama, laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan surat perintah penyelidikan bernomor :Dp.Lidik/384/VIII/Res.1.8/2022/Reskrim, tanggal 09 Agustus 2022.

Dimana, dari hasil penyelidikan diperoleh bahwa, yang bersangkutan yakni HR alias Ham diduga telah melakukan perampasan dan atau pencurian handphone milik dari pelapor inisial HP alias Hasna.

Terpisah terlapor Oknum Kepala Dinas Inisial HR alias Ham, ketika di konfirmasi awak media atas laporan dugaan kasus pencurian tersebut, Ham langsung membatah keras dituding melakukan pencurian Hanphone milik dari pelapor.

” Hanphone milik pelapor yang mana yang saya curi?  Bukannya Hanphone pelapor sudah di ambil olehnya sendiri pada saat jatuh di dalam kendaraan saya. sekaligus dompet saya yang berisikan uang sebesar Rp 15 juta rupiah dan barang lainnya, yang saya letakan dalam kendaraan saya di rampas dan di ambil paksa oleh pelapor, pada saat pelapor mengejar dan menganiaya saya,” terang Ham selaku terlapor.

Dikatakan Ham, bahwa tuduhan atas apa yang dilaporkan oleh pelapor inisial HP alias Hasna itu harus dirinya buktikan. sebab kata Ham, ia tidak perna melakukan pencurian barang apapun seperti yang  dilaporkan tersebut. melainnya pelapor lah yang mencuri dompet say, yang berisikan uang 15 juta rupiah beserta barang lainnya.

” Jangan membuat laporan palsu, lantas harus memfitnah saya melakukan pencurian Hanphone, hanya untuk menutupi keburukan atas apa yang dilakukan pihak pelapor sendiri,” sindir Ham.

lebih lanjut Ham menjelaskan, bahwa dirinya lah yang di aniaya oleh bersangkutan ( Pelapor) dan penganiayaan itu terjadi di kantor Dinas Kominfo Kotamobagu dan disaksikan oleh stafnya sendiri.

“Saksi yang melihat peristiwa penganiayaan itu tidak hanya satu atau dua orang saja, sehingga cukup jelas saya yang di aniaya saat itu, dan sama sekali saya tidak membalasnya apa lagi mencuri barang berupa hanphone milik dari pelapor, seperti yang dilaporkan oleh bersangkutan itu,” ujar Ham.

Dikatakan Ham, saat itu dirinya datang menemui bersangkutan inisial HP alias Hasna, tepatnya di kantor Dinas Kominfo Kotamobagu, dengan maksud untuk meminta kendaraan roda 4 miliknya yang di gunakan oleh bersangkutan (Pelapor) beserta ATM gaji yang ditahan juga oleh pelapor. tapi kemudian bersangkutan ( Pelapor ) tanpa bicara banyak, tiba-tiba langsung melayangkan pukulan dan mencakar leher dan badan saya.

“Saya datang ke bersangkutan dengan maksud meminta kendaraan saya dan ATM Gaji yang di tahan olehnya, tapi saat itu HP alias Hasna langsung melayangkan pukulan kepada saya dan saya pun jatuh. Nah setelah itu saya berusaha lari dan kembali ke kendaraan saya dan langsung pulang kerumah. namun nyatanya, bersangkutan merasa tak puas, masih terus mengejar saya sampai kerumah saya dan melayangkan pukulan lagi serta dompet milik saya yang berisikan uang sebesar Rp 15 Juta rupiah yang diletakan di dalam kendaraan saya di rampas paksa oleh, beserta barang lainnya.” beber Ham.

Tambahnya, bahwa dirinya juga akan melaporkan kasus perampasan dan pencurian uang miliknya sebesar Rp 15 juta rupiah, yang dicuri oleh bersangkutan tersebut.” pungkas Ham pada awak media Kamis 8 September 2022.

Terpisah Kepala Satreskrim Polres Kota Kotamobagu, AKP Batara Indra Aditya SIK MH, sebagaimana dilansir dari media Bolmongraya.co membenarkan terkait penetapan tersangka kepada HR.

“Siap bro, sudah bro, kemungkinan besok akan diperiksa sebagai status tersangka” singkat Kasat Reskrim Kotamobagu.

Sementara itu, Hasna selaku pelapor saat dikonfirmasi menuturkan, untuk laporan yang dilayangkan olehnya bisa langsung menghubungi pengacaranya. “Langsung saja ke pengacara saya yah, pak” ujar Hasna yang diketahui menjabat selaku Sekretaris Kominfo Kotamobagu.

Awak media pun berupaya mengkonfirmasi Kuasa hukum Pelapor, Muhammad Iqbal SH MH, Iqbal menjawab, berharap, agar segera dilakukan penahanan kepada HR.

“Kami berharap pihak berwajib segera melakukan penahanan terhadap pelaku, karena sudah mengambil barang yang bukan miliknya,” singkat Iqbal.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan