Tabloidkontras.com

komunikasi terarah & selaras

08/12/2022

Dinas Perkebunan Bolmong Bersama BPTP Sulut Melaksanakan Gerakan Tanam Jagung.

Dinas Perkebunan Bolmong Bersama BPTP Sulut Melaksanakan Gerakan Tanam Jagung.
Dinas Perkebunan Bolmong dan BPTP Sulut, melaksanakan kegiatan tanam kelapa di Desa Tadoy Kecamatan Bolaang (Red-Bolmong) Kamis 29 September 2022

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.Com – Dinas Perkebunan Kabupaten Bolaang Mongondow  bersama Tim Ahli BPTP Provinsi Sulawesi Utara Dr.Femmi N Fahmi Fahmi S.Pi,M.Si,  Kamis 29 September 2022 melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan bibit kelapa dan jagung hibrida kepada petani.

tidak hanya itu saja, BPTP Provinsi di dampingi Kepala Dinas Perkebunan melakukan penanaman jagung di bawah tegakan kelapa pada beberapa lokasi Demplot KT tepatnya di Desa Tadoy Kecamatan Bolaang Timur. diantaranya, Itadohe (2Ha) dan KT Patung (2Ha).

Kegiatan kunjungan ini berdasarkan respon Kepala BPTP Sulawesi Utara ( Sulut ), atas usulan Dinas Perkebunan Bolaang Mongondow, serta turut dijadikan sebagai lokasi demplot penerapan hasil pengkajian teknologi pertanian di Provinsi Sulut.

Giat ini turut dihadiri Camat Bolaang Timur, perwakilan Dinas Pertanian, Koord. BPP Boltim dan BPP Poigar, serta Babinsa Desa Tadoy, Sangadi Desa Tadoy bersama Pengurus dan Anggota Kelompok Tani binaan.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Bolmong ketika dikonfirmasi melalui sekretarisnya Marto,  Menyampaikan, Kegiatan penanaman dan penyerahan bibit kelapa dan jagung kepada petani tersebut atas kerjasama Dinas perkebunan dan BPTP Provinsi Sulut.

Nah tujuannya adalah, untuk meningkatkan ruas lahan perkebunan dan pertumbuhan lahan, serta memamfaatkan lahan dibawah Pohon kelapa dengan perluasan area tanaman jagung.

Sekaligus untuk mengfungsikan lahan-lahan di bawah pohon kelapa yang selama ini ada yang terbiar dan belum memahami fungsi maupun teknologi penanamannya dengan luas lahan kelapa berkisar 23 ribu Haktare (Ha).

“Kami minta kerja sama dengan BPTP Sulut,  Karena BPTP itu adalah Badan Pengkajian Teknologi, sehingga ada rekomendasi-rekomendasi teknologi terkait pemupukan, dosis pemupukannya, jarak tanamnya, beni apa yang cocok di tanam di bawah pohon kelapa,” ucap Marto.

Lebih lanjut kata Marto, bahwa kemudian ada beni yang cocok  di awah pohin kelapa dan ada pula yang tidak cocok di tanam dilahan bawah pohon kelapa. agar Supaya petani tidak hanya sembarang menanam yang bisa berpotensi hasilnya tidak maksimal, maka di harus melalui rekomendasi Badan Pengkajian Teknologi.

“Kami meminta rekomendasi teknologi BPTP Sulut, dan di respon dengan kegiatan kemarin yang dilaksanakan di Desa Tadoy tersebut. Nah,,untuk pemberian bantuan Beni jagung, itu hanya untuk lokasi pencanangan sebesar 150 Ha,”jelasnya.

Disinggung bantuan apa saja yang diserahkan pada saat kegiatan berlangsung. Marto menjawab, bantuan yang diserahkan kepada petani Yaitu, Bibit kelapa dalam kualitas mapanget hasil kajian balitpalma untik 3 kelompok sebanyak 1000 pohon. tapi pengadaannya lewat BPTP melalui hasil kajian balitpalma sulut dan untuk jagung hanya khusus lokasi pencanangan saja dengan luas area 1,5 Ha.

Seraya menambahkan, Dinas perkebunan menyiapkan program2-program untuk tanaman bibit yang khusus prioritas. Diantaranya, tanaman kelapa, jagung, kakaw, cengkih, kopi, dan kemiri.

namun ucap Marto, Bukan berarti yang lain di abaikan, akan tetapi untuk saat ini baru itu yang di kerjasamakan dengan BPTP Sulut, berdasarkan tanaman prioritas. Karena ada yang namanya tanaman prioritas dan Non Prioritas.tandas Sekretaris Perkebunan Bolaang Mongondow.

 

(Lucky).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan