Dirut LAKRI Minta Polres Boltim Lidik Pengadaan Kapal Di Desa Buyat

Dirut LAKRI Minta Polres Boltim Lidik Pengadaan Kapal Di Desa Buyat
ilustrasi kapal nelayan

BOLTIM. TABLOIDKONTRAS.com – Direktur Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Andi Riyadhi sebut bantuan pengadaan kapal yang diberikan oleh Pemerintah pusat tahun anggaran 2016 diduga disalah gunakan oleh ketua koperasi dan Sekretarisnya.

Karena berdasarkan hasil investigasi dilapangan bahwa kapal tersebut yang berbobot 27 GT sebanyak dua unit bukan dikelola oleh kelompok itu sendiri, melainkan dikelola oleh oknum yang berada luar wilaya kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sehingga ini menjadi pertanyaan saya, ujar Riyadhi.

Lanjutnya lagi, dan untuk pertanggung jawaban tentang keuanganya-pun dari hasil yang didapat tak jelas laporan keuanganya, sehingga saya meminta pihak Polres Boltim untuk lidik kasus ini, karena diduga Ketua Kopresai dan Sekretarianya  telah menyalahgunakan wewenang dan jabatanya.

Sementara itu ketua Koperasi  KSU Tani Nelayan TI yang duketahui berinisial RP saat dikonfirmasi dikediamanya di Desa Buyat Selatan Kec.Kotabunan Kab. Boltim kamis, minggu kemarin mengatakan kapal itu saat ini berada di Desa Belang Kab. Minahasa Tenggara (Mitra) karena yang bisa dan tau untuk mengoperasikan kapal-kapal tersebut hanya orang-orang dari sana, dan kapal yang ada di Belang hanya satu unit saja dan itupun kondisi kapal teraebut dalam keadaan rusak mesinya, sementara yang satunya berada di desa Kotabunan dalam keadaan rusak juga.

Disinggung laporan keuanga dari hasil kapal tersebut tak diketahui dan dirasakan oleh anggota koperasi, RP pun menjelaskan bahwa bagaimana mau dilapor soal keuanganya, kan kapal tersebut kondisinya rusak sehingga kapal tersebut tak beroperasi lagi,jelasnya.

 

Rinto)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan