Ditetapkan, 1 Sura Hari Etika Internasional Untuk Dunia

Ditetapkan, 1 Sura Hari Etika Internasional Untuk Dunia
Madame Astrid S Suntani, ketika mengalungkan piagam kepada KPH Adp Hari Sosronagoro, perwakilan dari Kraton Surakarta

SOLO, TABLOIDKONTRAS.com – Tahun baru menurut penanggalan Jawa Jatuh pada Tanggal  1 Suro Tahun Jimakir 1954, untuk  sebagian besar masyarakat memandang memiliki makna tersendiri.  Sehingga dipercaya dapat memberi warna tersendiri dalam kehidupan manusia untuk masa depan. Momentum inilah  oleh organisasi The World Peace Committe 202 Negara (Komite Perdamaian Dunia) untuk menetapkan 1 Suro sebagai Hari Etika Timur Dunia atau Eastern Ethics Day. Di mana menempatkan Kota Solo sebagai kiblat peradaban dunia. “Matahari terbit dari timur, jadi awal kehidupan itu datang dari timur” ujar Deputi Presiden The World Peace Committe, Madam Astrid S Suntani, Kamis (20/8) sore, di Karaton Surakarta Hadiningrat

Dengan demikian mulai saat ini,  penetapan Hari Etika Timur untuk dunia internasional , sehingga mulai sekarang juga terjadi perubahan etika dunia ke timur. Hal ini dikarenakan Kota Solo, mempunyai  tatanan dan peradaban masyarakatnya yang sangat tinggi dan adiluhung, karena selalu menjaga etika. Astrid juga menambahkan,bahwa dengan menjalankan etika, maka perdamaian bisa terwujud. “Perdamaian bisa muncul saat kita bisa saling mengendalikan ego” tambahnya

Dan itu bisa terwujud saat masyarakat selalu menjaga etika. Maka dari itulah, di momentum pergantian tahun baru Suro ini, diharapkan  seluruh masyarakat dunia benar-benar menjalankan etika timur. Sehingga perdamaian benar-benar bisa tercipta. Penetapan sendiri dilakukan di serambi Kori Kamandungan Keraton Surakarta Hadiningrat oleh Presiden The World Peace Committe 202 Negara, HE Djuyoto Suntani, suami Astrid dan rombongan Djuyoto diterima perwakilan dari keraton KPH Adp Hari Sosronagoro.

Dan berharap kedepannya bisa terjalin hubungan yang lebih akrab dengan pihak keraton. Termasuk pengiriman delegasi khusus sebagai wujud jalinan kerjasama, terutama terkait upaya mewujudkan perdamaian dan tatanan dunia yang lebih baik. “Sebagai presiden dari The World Peace Committe 202 Negara, tentu kami ingin adanya perdamaian dan tatanan kehidupan yang lebih baik. Serta dengan penetapan Hari Etika Timur ini kita harapkan lahir peradaban baru yang muncul dari Kota Solo,” ujar Djuyoto usai menyerahkan sertifikat penetapan.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan