Dokumen Beredar, Mantan Napi Jadi Pengurus Baru Golkar

Dokumen Beredar, Mantan Napi Jadi Pengurus Baru Golkar
Dokumen kepengurusan Partai Golkar yang baru. Isitmewa

JAKARTA, KONTRASNEWS.com – Partai Golkar nampaknya seperti kekurangan kader, sehingga nama-nama yang pernah tersangkut pidana masuk dalam jajaran kepengurusan baru pimpinan Ketum Setya Novanto.

Hal tersebut terlihat dalam dokumen susunan kepengurusan Partai Golkar di bawah Ketua Umum Setya Novanto yang sudah beredar di kalangan wartawan. Dalam susunan kepengurusan itu terdapat beberapa nama yang sempat tersandung kasus hukum.

Anggota formatur Partai Golkar, Roem Kono, mengatakan dokumen susunan pengurus Golkar itu benar adanya. Namun, menurut Roem, formatur pengurus periode 2016-2019 tersebut masih dapat berubah. “Itu baru hasil kompilasi kami dari sembilan formatur,” katanya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, kemarin.

Adapun nama-nama yang tertulis dalam dokumen itu, seperti Yahya Zaini, yang pernah terjerat kasus video porno dengan penyanyi dangdut Maria Eva. Yahya dalam dokumen tersebut menjabat Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik.

Roem menjelaskan, ada pertimbangan yang membuat kader-kader Golkar masuk kepengurusan, antara lain loyalitas. “Kami tidak melihat siapa dia, semua dipandang sama,” katanya.

Roem menambahkan, Yahya Zaini telah bekerja dengan baik dan tekun menjalani kehidupan. Menurut dia, setiap orang pasti memiliki kesalahan, maka harus ditimbang antara baik dan buruknya. “Kalau baiknya banyak, itu kita nilai. Banyak kinerja mereka yang bisa diandalkan,” katanya.

Meski Yahya Zaini masuk kepengurusan, Roem yakin citra jeleknya tidak akan memengaruhi Golkar. “Insya Allah tidak,” ucapnya.

Selain Yahya Zaini, nama-nama lain yang pernah bermasalah, antara lain Nurdin Halid yang tersandung korupsi minyak goreng; Fahd A. Rafiq, mantan tahanan korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah, dan Sigid Haryo Wibisono yang tersangkut kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain.

Indra/Tok.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan