Drs.Haris Supriyadi,MBA, MM, MSc Divonis 1, 8 tahun Dalam Kasus Penipuan Uang Ratusan Juta Rupiah

Drs.Haris Supriyadi,MBA, MM, MSc  Divonis 1, 8 tahun Dalam Kasus Penipuan Uang Ratusan Juta Rupiah
Haris Supriyadi, terdakwa penipun uang ratusan juta rupiah, divonis 1, 8 tahun di Pengadilan Ngeri Sragen.

SRAGEN, TABLOIDKONTRAS.com – Pengadilan Negeri Klas 1A Sragen,menggelar sidang kasus penipuan uang senilai Rp 510 juta yang telah terbukti dilakukan terdakwa Drs.Haris Supriyadi.MBA,MM MSc. Putusan Majelis Hakim  dengan ketua Sutiyono SH dan anggota Adityo Danur Utomo SH dan Andris Henda Gautama SH MH itu dibacakan pada Senin (4/7/2022) dengan nomor perkara 36/Pdt.B/2022/PN Sgn.

Pembacaan putusan hakim dihadapan terdakwa dan  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasri Marwinda SH, kuasa hukum terdakwa,  Yudi SH,di ruang sidang cakra, memutuskan terdakwa Haris Supriyadi bin Suparman Yatno Miharjo, secara sah dan meyakinkan melakukan penipuan bersama-sama, dengan melanggar pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP dijatuhi hukuman selama 1 tahun 8 bulan penjara dipotong masa tahanan dan tetap ditahan di rutan LP Sragen, serta membayar biaya perkara Rp 2.000.

Mendengar pembacaan putusan hakim tersebut, JPU dan penasehat hukum terdakwa menerima. Putusan majelis hakim itu jauh lebih ringan, dibanding dengan tuntutan JPU sebelumnya dengan tuntutan  3 tahun( 36 bulan ) penjara . Sementara keluarga korban penipuan uang senilai Rp 510 juta, Sudarno dan Paryanti menyatakan puas dengan putusan majelis hakim siang itu. “Saya sudah lega, komplotan penipu yang terdiri dari Haris Supriyadi ( presiden direktur PAC Group Klaten), Ika Rini Hadayani di penjara, sedangkan pelaku lainnya, Slamet Harjaka masih  DPO Polres Sragen” kata Paryanti  yang dibenarkan suaminya, Sudarno.

Namun korban tetap menunggu Slamet Harjaka segera ditangkap dan menyusul dipenjara seperti terdakwa yang lain. Sebab dengan tindakan penipuan secara bersama-sama tersebut, keadaan   keuangan keluarga korban menjadi kocar kacir. “Kami sampai harus meminjam uang kesana kemari dan menggadaikan sejumlah surat berharga dengan bunga tinggi yang sampai sekarang pinjaman itu belum bisa kamilunasi” kata Paryanti lagi

Seperti diberitakan sebelumnya, Haris Supriyadi itu mengaku menduduki berbagai jabatan, presiden direktur PAC Group Klaten, ketua PPBI, ketua DPK dan sekjend Grananat Klaten dan masih memiliki banyak jabatan lain. Haris Supriyadi tinggal di jalan Ki Ageng Gribig Margo Mulyo, Kecamatan Klaten Utara, Klaten dengan modus menjajikan akan mencairkan uang beku yang dimiliki korban. “Bahkan korbannya bukan kami saja, hingga nilainya mencapai miliaran rupiah” lanjut Paryanti

Sedangkan Paryanti  dan Sudarno, waraga Dukuh Butuh RT 34, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen dari korban penipuan itu, mereka mengalami kerugian  senilai Rp 510 juta. Penipuan itu dilakukan bersama-sama dengan Slamet Harjaka dan Ika Rini Hadayani.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan