Dugaan Korupsi Pembangunan G O R, Kota Depok, Kejaksaan Diminta Usut Sampai Tuntas

Dugaan Korupsi  Pembangunan  G O R, Kota Depok, Kejaksaan Diminta Usut Sampai Tuntas

DEPOK. TABLOIDKONTRAS.com. – Pembangunan Gedung olahraga [GOR] Kota Depok yang menjadi sorotan tajam masyarakat dimana Pembangunan gedung tersebut yang dilakukan pada tahun 2019 anggaran yang bersumber dari  APBD Tahap pertama namun sangat disayangkan karena ada besar dugaan korupsinya.

Yang menjadi pertanyaan dugaan korupsi tersebut sudah ada yang melaporkan kekejaksaan negeri kota depok, namun sampai saat ini masih belum ada perkembangan. Ujar sumber yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya.

“Yang sangat menyita perhatian publik dan mengundang seribu pertanyaan kenapa dan mengapa ketika Tabloidkontras.com. konfirmasi kepada kepala dinas RUMKIM Drs.Dudi Miraz msi. Terkait dengan laporan dugaan korupsi tersebut bahwa kepala dinas beralasan tidak ada didepok dan berada dibandung”. Ujar salah satu stafnya.

Disisi lain kita konfirmasi kepada bidang tata bangunan Swandi.ST. yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) swandi tidak dapat memberikan jawaban.

Pembangunan gedung GOR tahap pertama dengan pagu anggaran sebesar Rp.18.866.163.000 dan HPS Rp.18.866.114.333.29. Dalam hal pelelangan tersebut ada dugaan lelang akal akalan melihat dari pagu anggaran dan HPS sampai dengan hasil pengumuman pemenang lelang sangat tidak masuk akal. begitu juga dengan tahap kedua PAGU Rp.12.360.480.000.dan HPS Rp.12.360.379.582.26.anggara yang bersumber dari APBD thn anggaran 2021 Unit kerja pengadaan barang/jasa pemerintah kota depok menetapkan pemenang lelang dengan perusahaan yg sama PT.ANGGADITA TEGUH PUTRA juga sebagai pemenang tunggal dengan Nomor:28098547/09/P-I/UKPJ/V/2021Dari HPS diatas ditetapkan pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp.11.941.665.272.50.

Ketika Tabloikontras.com, konfirmasi terkait dugaan korupsi, dengan nomor pengumuman lelang Nomor:20972179/10/P-VI/UKPBJ/VIII/2019. tidak ada yang bersedia memberikan komentar dan penjelasan maka untuk itu hasil yang ditetapkan pemenang lelang adalah PT.ANGGADITA TEGUH PUTRA. yang beralamat JALAN KEBON SIRIH TIMUR NO.28.KELURAHAN KEBON SIRIH.KECAMATAN MENTENG, Jakarta pusat. Kota DKI jakarta.

Penetapan pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp.18.517.389.000. Untuk Pemenang lelang sudah seharusnya dilakukan pemeriksaan terhadap pejabat pembuat komitmen dan pejabat pengadaan barang dan jasa serta kepala dinas perumahan dan pemukiman yang terlibat dalam kegiatan ini sudah seharusnya diambil alih oleh RESKRIMSUS Polda Metro Jaya, karena laporan dugaan korupsi terhadap kegiatan itu tidak ada perkembangan dan seharusnya jaksa yang menjadi terdepan harapan masyarakat jadi tumpul.

Harapan rakyat yang membayar pajak kenegara agar segera diusut tuntas apa lagi kalau dimasa negara krisis seperti masa covid 19 yang tentunya  terjadi masa krisis ekonomi maka hukumannya hukuman mati. Ujar Sumber.

Sementara, Tabloidkontras.com mencoba menghubungi wali Kota Depok. Drs. H. Idris, terkait persoalan tersebut, belum dijadwalkan, kata staf nya.

 

(BSS)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan