GMPK: Pernyataan PPK Gedung Isolasi Bolmut Terkesan Menutupi Aroma Kejanggalan Proyek?

GMPK: Pernyataan PPK Gedung Isolasi Bolmut Terkesan Menutupi Aroma Kejanggalan Proyek?
Bangunan Gedung Isolasi Rumah Sakit Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ( red:Bolmut) yang di bandrol berkisar Rp 3,9 Miliar.

BOLMUT,TABLOIDKONTRAS.Com – Pernyataan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) Sutri Buhang pada paket kegiatan pembangunan gedung isolasi RS Bolmut, terkesan menutupi kejanggalan yang diduga kuat ada Aroma Mark Up. Kata Ketua GMPK Sulut Franky Kumendong Kamis (18/11/21) Siang tadi.

Pasalnya Ucap Kumendong, luas bangunan yang hanya berkisar Lebar 22 Meter dan pajang 13 meter ini, dengan tinggi bangunan kurang lebih 4 meter tersebut, apakah pantas di bandrol hampir 3,9 Miliar? Inilah yang menjadi objek penting dan wajar untuk di pertanyakan digunakan untuk apa saja anggaran sebanyak itu.

” Pernyataan PPK itu sah-sah saja.. mana ada di Indonesia ini yang mau mengaku kesalahan Tampa ada bukti.  GMPK juga akan membawa ahli untuk kemudian bisa menghitung  bahan matrial bangunan apa saja yang dibelanjakan pada paket proyek tersebut yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah,” Ujarnya.

Lebih Lanjut kata Kumendong, PPK tidak usah melebar bahasanya kemana mana, dan soal lembaga atau institusi mana yang menjadi pendampingan atau pengawasan pada paket proyek gedung isolasi RS Bolmut itu, tidak bisa menjamin bahwa kemudian tidak ada temuan atau kekurangan. Seperti kata pepatah, Coba membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa.

” Kami akan mendalami paket kegiatan pembangunan gedung isolasi RS Bolmut ini, sekaligus berencana melaporkan secara resmi ke pihak Aparat Penegak Hukum ( AKH ).” Pungkas Franky Kumendong selaku Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi ( GMPK ) Sulawesi Utara.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (red:Bolmut) Hi.Depri Pontoh menyampaikan bahwa anggaran yang di gelontorkan pada proyek pembangunan gedung isolasi Rumah Sakit ( RS ) Bolmut, sudah sesuai aturan. Tegas Bupati, pada awak media Rabu (17/11/21) kemarin.

Ia pun menjelaskan, dimana postur anggaran pembiayaan pada pembangunan gedung isolasi tersebut telah di sesuaikan dengan kebutuhan bangunan dan tidak ada masalah.

“Semua sudah sesuai dengan ketentuan aturan dan tidak ada masalah. Sebab sebelum pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ( Pemkab Bolmut ) memutuskan menganggarkan pembangunan gedung isolasi ini,  terlebih dahulu sudah juga berkonsultasi dengan pemerintah pusat, kemudian telah disetujui anggarannya di ambil melalui Dana Alokasi Khusus ( DAK),” Jelas Bupati.

Menurutnya, jika hanya dilihat sepintas Bangunan isolasi, pasti timbul bermacam spekulasi. Akan tetapi ketika mengetahui betul bahwa bangunan itu memiliki kedudukan yang berbeda dengan bangunan lainnya. Seperti contoh, bangunan isolasi itu ada terdapat dinding beton anti bakteri serta fasilitas oksigen dan lain lain.

“Kebutuhan serta mamfaat gedung isolasi itu sangat penting untuk masyarakat dan perlu bagi pemerintah  untuk membangun, apa lagi saat itu bolmut pada kondisi darurat covid-19.” Tandasnya.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan