Henry Indraguna Raih Gelar Doktor Hukum Pidana Terbaik

Henry Indraguna Raih Gelar Doktor Hukum Pidana Terbaik
Henry Indraguna (nomor 3 dari kiri) ketika berfoto bersama para penguji dari Universitas Borobudur, Jogjakarta.

SOLO, TABLOIDKONTRAS.com – Sebagai pemuda dan generasi penerus bangsa, harus terus rajin belajar, sehingga jika nanti menjadi pemimpin yang kompeten. Pernyataan ini diutarakan, Henry Indraguna yang baru saja lulus ujian Doktor Hukum Pidana dan mendapatkan nilai terbaik, dari Universitas Borobudur , Jogjakarta, pada Selasa (21/6). “Pemimpin itu harus kompeten, cerdas, pintar dan bertanggungjawab, bukan kaleng-kaleng” ujar Henry di HI Center, kawasan Jl Yos Soedarso,  Solo

Gelar doktor yang diraihnya kali ini, Henry mengetengahkan disertasi dengan judul ‘ Integritas Hakim Guna Mewujudkan Putusan Berkeadilan Melalui Optimalisasi Pengawasan Eksternal’. Hal ini sebagai contoh agar dapat menjadi suri tauladan bagi kaum muda. Bahkan bukan hanya soal pendidikan saja yang enjadi modalnya, tetapi terbukti Henry ini juga memiliki banyak gelar dan jabatan yang disandangnya, berkat dari rajin belajar dan kerja kerasnya.

Hasilnya, kini dia mendulang kesuksesan dalam kehidupannya, setidaknya sejumlah jabatan telah disandang Henry Indraguna , diantaranya menjabat sebagai anggota Tim Ahli Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi I, Staf Sekretariat Fraksi Golkar DPR RI, anggota Tim Ahli Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) serta masih banyak lagi jabatan disandangnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini.

Bahkan dua minggu kedepan, Henry juga bakal menempuh ujian yang sama di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). Baginya mengejar ilmu itu amanah dan rajin bekerja itu saka guru. Henry yang bakal ikut berkompisi dalam Pileg DPR RI pada tahun 2024, melalui Dapil V Jawa Tengah yang meliputi daerah Solo, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten ini juga mengatakan, duduk sebagai wakil rakyat itu harus prosefesional, kompeten dan bertanggungjawab terhadap masyarakat.

Keinginannya menjadi anggota dewan di Komisi III (bidang hukum dan HAM) DPR RI itu semata-mata berniat untuk mensejahterakan masyarakat dan rakyat mendapatkan keadilan yang berdaulat. Karena, menurut  Henry setelah dirinya terjun kemasyarakat secara langsung, ternyata masih banyak penderitaan masyarakat yang harus dientaskan dan banyak masalah yang harus dicarikan solusinya. Dalam mensenjahterakan rakyat itu, dia telah memiliki 7 program yang bakal dilakukan. “Namun ada 3 yang menjadi prioritas, yaitu dalam bidang pendidikan, pertanian dan pengembangan UMKM” tandasnya.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan