Tabloidkontras.com

komunikasi terarah & selaras

08/12/2022

Ilegal Mining Di BMR Sulit dihentikan? LAKRI: Semoga Tidak di Back Up Jaringan ‘Sambo?’

Ilegal Mining Di BMR Sulit dihentikan? LAKRI: Semoga Tidak di Back Up Jaringan ‘Sambo?’
Penambang emas ilegal di BMR

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTRAS.Com – Menarik di simak, dimana Kegiatan penambangan emas ilegal berskala besar, tepatnya di Daerah Bolaang Mongondow  Raya (BMR,) salah satunya di Kecamatan Lolayan, sampai hari ini terkesan masih sulit di hentikan oleh Pemerintah maupun APH.

Aktivitas Ilegal Mining tersebut diketahui sudah cukup lama berjalan, dan dilakukan secara terbuka. tapi menariknya, belum ada yang mampu menghentikannya.

Silih berganti Ormas maupun LSM menyoroti persoalan ilegal mining ini, Terhitung sejak tahun 2018 hingga tahun 2022 saat ini, perusakan hutan terus berlangsung dengan menggunakan alat berat excavator dan telah dibuatnya bak kolam pemurnian emas berskala besar dibeberapa lokasi disana dan sudah sekian kali berproduksi menggunakan metode rendam dan penyiraman.

Direktur Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Andi Riadhy, ketika diminta menanggapi persoalan maraknya ilegal mining di BMR. dirinya mengatakan mestinya Pemerintah dan APH sudah harus menghentikan dan tangkap oknum pelakunya.

“Saya pikir masalah Pertambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) sudah menjadi rahasia umum. Tidak hanya satu atau dua orang saja yang mengetahuinya. Tapi herannya, peran pemerintah daerah seolah mati suri dan tidak bisa berkutik menghentikan segala bentuk kegiatan tambang emas ilegal dibeberapa lokasi yang ada,” ucapnya.

Ia pun menyoroti Kinerja Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara, atas maraknya aktivitas Penambangan emas ilegal di wilayah BMR. Termasuk ada di Kecamatan Lolayan ( Red-Bolmong) dan menurutnya, instansi tersebut harusnya memiliki peran penting untuk melakukan penindakan lapangan.

“Harus ada peran Dinas Kehutanan Provinsi untuk menghentikan kegiatan ilegal diwilayah yang dimaksud, karena sudah jelas tidak memiliki izin dan berada di kawasan terlarang,”pintahnya.

Masih Andi Riadhy mengatakan, Diminta Kapolres dapat menurunkan tim untuk melakukan penindakan yang terukur terhadap oknum-oknum pelaku ilegal yang masih saja memaksakan diri bermain pada pusaran ilegal mining dibeberapa lokasi disana.

“Kalau belum mampu di hentikan dan belum mampu dilakukan penindakan yang terukur atas maraknya ilegal mining disana, hal ini bakal menimbulkan pertanyaan atau spekulasi publik, ada apa?  jangan sampai sudah ada  jaringan ‘Sambo’ yang memback up PETI?” Tanya Direktur LAKRI Andy Riadhy.

Apa lagi ucap Andy Riadhy, Cukup jelas penegasan Bapak Kapolri, usai salah satu Oknum Jenderal FS ditetapkan tersangka oleh bareskrim Polri, Pak Kapolri dengan tegas menyampaikan bahwa seluruh kejahatan ditindak tegas. Termasuk Judi Online Darat maupun Udara, dan ILEGAL MINING, salah satu yang di sebutkan saat itu.

Dirinya juga berharap dan berdoa Semoga saja Ilegal Mining Di BMR yang begitu sulit di hentikan selama ini. Lebih Khusus Wilayah Ilegal Mining di Boltim, ilegal mining di Bolsel dan ilegal mining di Bolmong, tidak ada jaringan ‘SAMBO’ yang memback up disana.” Harap Direktur LAKRI Andy Riadhy Rabu 31 Agustus 2022.

Data yang berhasil dirangkum awak media, ada beberapa daerah terdapat lokasi tambang emas ilegal berskala besar. Diantaranya, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kota-Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).yakni, Lokasi Lanut, Lokasi Panorama, Lokasi Talugon, simbalang, Hutan Lindung Garini dan beberapa lokasi lainnya.

Sementara untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Induk (Bolmong), Terdapat beberapa lokasi. Diantaranya, Lokasi PETI Potolo, lokasi Rumagit, lokasi Apar, Lokasi Lungunon, Lokasi Modopola, Lokasi Talong, Lokasi Sondana, Lokasi Lingkobungon, Lokasi Jalur Tujuh, Lokasi Rape, Lokasi Osela, dan beberapa lokasi lainya yang kabarnya baru mulai dirintis.

Begitu pun Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan ( Bolsel ), Yaktu, Kilo 12, lokasi Lokosina, dan beberapa lokasi lainya yang baru sementara di buka.

Kota-Kotamobagu diantaranya. Kecamatan Passi Barat. Yakni Perkebunan Desa Lobong yang dilakukan secara manual dan terdapat juga bak rendaman pemurnian emas. Serta Kecamatan Lolayan yang di ketahui secara administratif Diwilayah Bolaang Mongondow ( Bolmong ), tapi sebenarnya kecamatan tersebut masuk wilayah hukum tanggungjawab Polres Kotamobagu.

Dari masing-masing lokasi yang disebutkan di atas, kegiatan penambangan emas tanpa izinnya, bukan Baru berlangsung sebulan atau dua bulan saja. Melainkan aktivitas ilegal mining itu sudah berjalan sejak tahun-tahun sebelumnya.

 

(RL2)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan