Kajari Kotamobagu Eksekusi 1 Unit Excavator Milik Terpidana Stenly James Wuisang.

Kajari Kotamobagu Eksekusi 1 Unit Excavator Milik Terpidana Stenly James Wuisang.
Kejaksaan Negeri Kotamobagu eksekusi 1 Unit Excavator

KOTAMOBAGU, TABLOIDKONTRAS.Com— Berdasarkan putusan pengadilan tinggi manado nomor : 99/Pid/2020/PT MND, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu melakukan eksekusi barang bukti berupa satu unit Excavator Hyundai HX 2108 warna orange atas nama terpidana Stenly James Wuisang, SE yang sudah berkekuatan hukum tetap (Inkrah).

Eksekusi ini berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotamobagu nomor : Print 732/P.1.12/Eku.3/06/2022, pada Kamis 16 Juni 2022 sekitar pukul 16.00 Wita, bertempat di lokasi tambang ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)

Sebelumnya, berdasarkan informasi putusan Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu nomor: 197/Pid.B/LH/2020/PN Ktg tanggal 21 Oktober 2020 yang amarnya berbunyi terdakwa Stenly James Wuisang, SE terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah untuk tindak pidana. “Turut Serta Melakukan Usaha Penambangan Tanpa Izin”, kemudian menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Stenly James Wuisang SE.

Oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp10.000.000.00,- (sepuluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan. Selanjutnya menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, dan menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan, serta menetapkan barang bukti berupa : 5 (lima) unit Alcon jenis robin, 1 (satu) unit mesin generator jenis dompeng 15 K, 1 (satu) unit mobil truck tronton merk Mitsubishi warna orange DB 8022 LG STNK atas nama LENNY SANGER, 1 (satu) buah kunci mobil truck tronton merk Mitsubishi warna orange DB 8022 LG STNK atas nama LENNY SANGER, 1 (satu) buah STNK/Pajak mobil truck tronton merk Mitsubishi, warna orange DB 8022 LG STNK atas nama LENNY SANGER, 1 (satu) Unit Excavator Hyundai HX 2108 Warna Orange.

Selanjutnya dirampas nntuk negara,1 (satu) buah SIM B1 Umum an. Roco Dilivio Sukardi Rambit, dirampas untuk dimusnahkan, membebankan terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar

Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah). Bahwa berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu Nomor 197/Pid.B/LH/2020/PN Ktg tanggal 21 Oktober 2020 Terpidana Stenly James Wuisang, SE melakukan upaya banding terhadap putusan tersebut dimana terhadap upaya banding yang diajukan oleh Terpidana Atas Nama Stenly James Wuisang, SE Pengadilan Tinggi Manado menerima permintaan banding yang diajukan oleh terpidana dengan hasil putusan pengadilan Tinggi Manado Nomor : 99/Pid/2020/PT MND tanggal 12 Januari 2021

Dimana amar putusannya adalah sebagai berikut :

  1. Menerima permintaan banding yang diajukan Pembanding/ terdakwa; –Merubah putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu Nomor: 197/Pid.B/LH/2020/PN Ktg, tanggal 21 Oktober 2020, yang dimintakan banding aquo, sekedar mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa, sehingga amarnya berbunyi sebagai berikut,
  1. Menjatuhkan pidana penjara selama 10 (sepuluh ) bulan atas diri terdakwa dan denda sebesar Rp.10.000.000.00.- (Sepuluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama  (satu) bulan,

3 Menetapkan masa penahanan yang telah dijalaninya dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan terhadap dirinya,

  1. Memerintahkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan,
  1. Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu tersebut untukselebihnya,
  1. Membebankan kepada terdakwa tersebut untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan, yang pada tingkat banding ditetapkan sebesar Rp.3.000.00 (tiga ribu rupiah);

Semntara itu, Kajari Kotamobagu Elwin Agustian Khahar, S.H, M.H melalui Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel ) Meidy Wensen, S.H mengatakan, bahwa berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Manado Nomor : 99/Pid/2020/PT MND tanggal 12 Januari 2021, pada hari Kamis tanggal 16 Juni 2022 Sekitar Pukul 16.00 Wita, Kepala Seksi PB3R Ibu Zulhia Jayanti Manise, S.H. didampingi Staff melaksanakan Putusan Pengadilan dengan melakukan penyitaan barang bukti berupa 1 (satu) unit Excavator Hyundai HX 210S yang ditemukan di lokasi tambang Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)

Dikatakan Meydi Wensen, setelah dilakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa 1 (satu) unit Excavator Hyundai HX 210S, kemudian barang bukti tersebut dibawa menuju Kantor Kejaksaan Negeri Kotamobagu dan tiba sekitar pukul 21.00 Wita.

Seraya menambahkan, bahwa Kegiatan Pelaksanaan Putusan Pengadilan Tinggi Manado Nomor : 99/Pid/2020/PT MND atas Nama Terpidana Stenly James Wuisang, SE Terhadap Barang Bukti 1 (satu) Unit Excavator Hyundai HX 2108 warna Orange berjalan dengan aman dan terkendali,” kata Wensen.

 

(Lucky Lasabuda).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan