Kalapas Kelas 1 Jakbar, Hendro Suyoko Jalin Sinergitas Dengan PWI Jakbar.

Kalapas Kelas 1 Jakbar, Hendro Suyoko Jalin Sinergitas Dengan PWI Jakbar.
Foto bersama Kalapas 1 Jakbar bersama awak media.

JAKARTA, TABLOIDKONTRAS.com – Kepala balai pemasyarakatan kelas 1 Jakarta Barat, Kementrian hukum dan hak asasi manusia, Hendro Suyoko berkunjung ke kantor Walikota Jakarta Barat dalam rangka sinergitas dengan organisasi  kewartawanan PWI Kordinatoriat Jakarta Barat.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua PWI Jakarta Barat dan beberapa awak media. Selain itu Hendro Suyoko didampingi, Hesty Nur Rachmawati, JFT Pembimbing Kemasyarakatan Pertama,  Triaditya Galih Wijanarko,

Pembimbing Kemasyarakatan Pertama, Johannes Bagus Pranowo  JFT Pembimbing Kemasyarakatan Pertama, Darisman, Pembimbing Kemasyarakatan Pertama.

Pengurus Kordinatoriat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Jakarta Barat sambut  rombongan kepala balai pemasyarakatan di ruangan Wijaya Kusuma kantor walikota Blok A lantai dua, Senin (2/8/21).

Kornelius Naibaho,  Ketua Kordinatoriat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Barat didampingi wakil ketua bidang organisasi,  Maulen Munthe,  dan beberapa pengurus lainya mengatakan.

“Kami mengngucapkan terimakasih kepada rombongan kepala balai  pemasyarakatan kelas I Jakarta Barat. Dalam hal ini,  kami pengurus PWI Jakarta Barat siap  bersinergi  untuk menjalin kemitraan, dan menyebarluaskan  informasi-informasi kepada masyarakat melalui media, “terangnya.

Hendro Suyoko menyambut baik apa yang disampaikan Kornel Naibaho, kunjungan ini sebenarnya dihadiri oleh pejabatnya, namun demikian  harus mampu bekerja di lapangan. Kunjungan ini untuk bersinergi dengan PWI Jakarta Barat, sehingga informasi yang  dari balai pemasyarakatan kelas I, dapat disebarluaskan teman-teman  media PWI  kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Kantor balai pemasyarakatan sifatnya melayani, kantor kita  juga melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga pegawai yang masuk hanya 20%, wilayah Kecamatan Palmerah masih masuk zona merah. Untuk saat ini hanya ada lima pegawai sedang melayani kantor . Ada lima kriteria yaitu  pembinaan, pembimbingan, pengawasan, humas, dan pendampingan. Pendampingan itu awal proses ditangkapnya anak-anak, hingga keluar dari lembaga Lembaga Pembinaan Khusus Anak  (LPKA) tadinya  di Salemba, Jakarta saat ini berada di Tangerang. Perlu kita sampaikan juga kepada masyarakat yang akan mengurus Pembebasan bersyarat (PB) itu tidak dikenakan biaya,”tegas kepala balai pemasyarakatan Jakbar Hendro Suyoko.(Senin 2/8/21).

 

(IH).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan