LAKRI Apresiasi Penindakan Hukum GAKKUM KLHK. Andy: Berharap Temuan 3 Alat Berat Diseriusi.

LAKRI Apresiasi Penindakan Hukum GAKKUM KLHK. Andy: Berharap Temuan 3 Alat Berat Diseriusi.
Andy Riadhy Direktur Intelijen LAKRI

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.Com – Direktur Intelijen Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Andy Riadhy kepada awak media Selasa 12 April 2022, menyampaikan Apresiasi atas Langkah Gakkum KLHK yang turun melakukan sidak di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) tepatnya Lokasi pegunungan Potolo Kecamatan Lolayan ( Red-Bolmong).

Menurutnya, Sidak atas Aktivitas pertambangan emas ilegal berskala besar tersebut, menjawab sudah bahwa pemerintah masih memiliki taring untuk turun menindak maraknya perusakan hutan yang dilakukan secara masih oleh oknum cukong dan sudah di ubah menjadi Tambang Emas.

” Apresiasi Kami Sampaikan untuk GAKKUM KLHK yang sudah turun menindak langsung kegiatan tambang emas ilegal Potolo yang selama ini begitu sulit di tindak oleh pemerintah maupun APH,” ucap Direktur Intelijen  LAKRI.

Meski kata Andy Riadhy, Penindakan PETI Potolo ini bisa dibilang sangat terlambat, Tapi patut di berikan penilaian yang positif, bahwa pemerintah masih memiliki wibawah dimata oknum pelaku PETI saat ini.

“Sederhana Saya melihat kehadiran Ilegal Mining ini, apapun alibi untuk menutupi aktivitas kegiatan penambangan itu sangatlah sulit,  terlebih kegiatan itu jelas tidak berizin tapi tetap saja melakukan kegiatan dengan puluhan alat berat Excavator serta puluhan bak kolam pemurnian emas,” terangnya.

Ia pun mengingatkan kepada para pelaku kejahatan lingkungan yang sudah merusak hutan alias yang melakukan tambang emas ilegal, bahwa LAKRI tidak akan berhenti untuk melakukan pengawasan sebagaimana fungsi kontrol lembaga, dan kemudian siap melaporkan bila ditemukan adanya Ilegal Mining yang terkesan terus dibiarkan?

“Sebagai lembaga anti korupsi, kami berharap Gakkum KLHK untuk serius mengembangkan kasus ini, sehingga proses penyelidikan dan Penyidikan atas temuan pada kasus ini tidak boleh berhenti dan LAKRI akan mengawalnya.”tutur andy.

Lebih lanjut ucapnya, Kejahatan pertambangan emas ilegal, termasuk tambang emas Potolo merupakan kejahatan luar biasa, terorganisir dan memiliki aroma konspirasi para elit yang selama ini begitu rapi dibungkus dan ditutup tutupi.

“Kalau persoalan ini diseriusi, terlebih adanya barang bukti 3 alat berat yang disita, Pasti akan banyak pihak lainnya yang bakal terlibat, termasuk pihak-pihak yang mendanai dan membeli hasil tambang ilegal itu harus di usut dan di bongkar sampai ke akar-akarnya,” harap Direktur Intelijen LAKRI Andy Riadhy.

Seraya menambahkan, meminta pihak penyidik Gakkum KLHK yang di Jakarta untuk bekerjasama dengan PPATK guna mendalami aliran keuangan para pelaku dan menerapkan penegakan hukum tindak pidana multidoor atau pidana berlapis termasuk penegakan hukum tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Perlu diketahui, Kabupaten Bolaang Mongondow ( Bolmong ) di kenal dengan daerah lumbung beras. produksi beras di wilayah ini bisa dikata cukup besar.

Namun jangan lupu juga, bahwa nyatanya Bolaang Mongondow ( Bolmong ) termasuk salah satu daerah penghasil emas yang cukup menjanjikan.

Efek dari banyaknya peristiwa lokasi pertambangan emas yang viral di media sosial, inilah yang menjadi alasan kuat bagi para cukong untuk mengincar dan melakukan investasi bodong yang bergerak di bidang pertambangan emas tanpa selembar perijinan yang dikantongi oleh mereka.

Menariknya, walau tidak memiliki izin Usaha Pertambangan maupun operasi Pertambangan ( IUP-OP), Tapi para oknum cukong ( Pemodal ) begitu leluasa dan mudah melakukan aktivitas ilegal mining mereka di beberapa lokasi PETI di Kecamatan Lolayan-Kabupaten Bolaang Mongondow.

Inilah yang semestinya sudah menjadi kewajiban pemerintah maupun Aparat Penegak Hukum ( APH) untuk dilakukan penindakan yang terukur berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

 

( Lucky Lasabuda ) 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan