LSM KIBAR Minta Pemerintah dan APH Tidak Tutup Mata Maraknya Ilegal Mining Di Bolmong?

LSM KIBAR Minta Pemerintah dan APH Tidak Tutup Mata Maraknya Ilegal Mining Di Bolmong?
Presuden LSM KIBAR Andreas R Lasut SH,Sth M, teol.

SULUT,TABLOIDKONTRAS.Com – Maraknya Pertambangan Emas Tanpa Ijin ( PETI) yang di kelolah oleh para oknum pemodal besar alias ‘Cukong’ tepatnya diwilayah Bolaang Mongondow ( Bolmong),  terkesan sengaja dibiarkan tanpa ada penindakan terukur dari pemerintah maupun APH. Semisal menghentikan atau menutup aktivitas ilegal tersebut.

Seperti contoh pertambangan ilegal yang ada di kecamatan lolayan ( re:Bolmong). Antara lain, PETI Potolo, PETI Rumagit dan Lokasi pertambangan emas lainnya yang memporak porandakan hutan.

Belum pula yang di kelolah oleh pihak perusahan ( PT.BDL) yang diketahui sudah habis masa waktu izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) terhitung sejak 10 Maret 2019. Namun anehnya, Aktivitas kegiatan penambangan emas perusahan tersebut bukannya dihentikan, malah ada indikasi kuat sengaja dijaga oleh pihak yang harusnya menindak?

Demikan hal ini dikatakan Presiden KIBAR Andreas R Lasut SH, Sth M, teol, Senin (20/09/21). ” Ada apa PETI terkesan di lindungi? Harusnya Ilegal Mining itu ditutup dan pelakunya ditangkap, ” Ujarnya.

Andreas Mengatakan, Semestinya pemerintah dan APH tidak hanya melakukan himbauan saja,  Percuma memasang himbauan kalau kegiatan ilegal di biarkan begitu saja tanpa ada penindakan penghentian dan penutupan lokasi.

” Sepantasnya dilakukan penindakan yang keras kepada oknum pemodal ( Cukong) yang merusak hutan. Apa terlebih menggunakan alat berat excavator serta adanya bukti kuat terdapat bak pemurnian emas yang dibuat oleh mereka dengan ukuran skala besar dilokasi tersebut” Pintah Andreas Lasut.

Lanjutnya, ini bukan sebatas bicara penambangan masyarakat lokalan atau manual saja. Melainkan dilokasi itu terindikasi kuat sudah melibatkan para korporasi alias pemodal besar yang  berjudi dan merampok hasil kekayaan alam disana tanpa memikirkan bahwa kedepan tindakan perusakan itu sangat beresiko bagi masyarakat sekitar.

” Kami perihatin melihat kondisi ini, mereka tidak berfikir bahwa efek buruk bisa terjadi apabila hutan sudah gundul dan dapat berakibat bencana nantinya bagi desa yang berada dilingkar tambang ilegal itu,” Ucapnya.

Andreas pun mendesak Aparat Penegak Hukum ( APH ) dan Pemerintah untuk segera bertindak dan jangan hanya melakukan himbauan tanpa ada langkah kongkrit untuk menghentikan dan menutup aktivitas penambangan yang tidak memiliki izin itu.

” Selaku Presiden KIBAR kami berharap semoga tidak ada ‘konspirasi Para Elit’ yang dengan sengaja membiarkan ilegal mining di bolmong terus berjalan, hanya karena Kecipratan bagian hasil tambang ilegal.  Apa lagi, sudah ada pernyataan keras kami baca di beberapa media nasional yang disampaikan oleh Dirjen PKTL KLHK RI Bapak Ruandha Agung Sugardiman telah memerintahkan aktivitas penambangan emas tanpa izin disulut dihentikan.” Tandas Presiden LSM KIBAR Andreas R Lasut SH,Sth M,teol.

Perlu diketahui bahwa Aktivitas Pertambangan Emas Di Bolmong bukan sebatas di kelolah secara manual oleh masyarakat. Melainkan, Pertambangan Emas Tanpa Izin tersebut paling besar di kelolah oleh para oknum pemodal ( Cukong) dengan puluhan alat berat dan dhum truck serta dibuatnya bak pemurnian emas yang berukuran besar.

Hasil produksi emas dilokasi Tersebut didugaan kuat sudah mencapai ratusan kilo gram dalam setiap penyiraman yang menggunakan bahan kimia cianida.

 

(Don/Tim)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan