Menyoal Terdakwa Berstatus Tahanan Rumah, Dalam Sidang Penipuan Uang

Menyoal Terdakwa Berstatus Tahanan Rumah, Dalam Sidang Penipuan Uang
Suasana sidang perdana kasus penipuan uang, di Pengadilan negeri Sragen

SRAGEN, TABLOIDKONTRAS.com – Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Sragen, tentang kasus penipuan uang seniali Rp 510 juta, dengan terdakwa Haris Supriyadi digelar, namun terdakwa ini tetap berstatus atua dijadikan tahanan rumah. Tentu saja hal ini menjadi pertanyan berbagai pihak, karena dianggap janggal dan tidak masuk akal.

Sidang tersebut, berlangung pada Selasa (10/5), dimana Majelis hakim dipimpin oleh Sutiyono SH, sedang hakim Andris Henda Gautama SH MH dan hakim Adityo Danur Utomo SH yang keduanya sebagai hakim anggota. sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Apriyanto Kurniawan SH.

Dalam sidang pemeriksaan saksi itu menghadirkan Paryanti, Sudarno dan Niko Aditya Herlambang, dengan nomor perkara  36/Pid.B/2022/PN Sragen. Terdakwa Haris Supriyadi, membantah atas pernyataan para saksi tersebut , sehingga sempat mendapatkan teguran dari hakim Sutiyono SH, “Majelis hakim juga menegur penasehat hukum terdakwa,yang menyampaikan pertanyaan kepada saksi yang di ulang-ulang” tegur  Sutiyono SH

Semantara itu dalam sidang tersebut juga terungkap, kalau terdakwa Haris dijadikan tahanan rumah, dengan alasan sakit. Tentu hal ini menjadi pertanyaan besar bagi para saksi dan korban, sebab para saksi mengethui jika Haris sehat.  Sebelumnya,  JPU Apriyanto Kurniawan SH menyampaikan, saat Haris  dilimpahkan dari penyidik Polres Sragen ke Kejaksaan Negeri Sragen dalam keadaan sakit drop di rawat di Rumah Sakit Klaten.

Dengan demikian, pihak keluarga mengajukan penangguhan penahanan, sehingga menjadi tahanan rumah. Namun para saksi mempertanyakan surat rekam medis dari dokter atau dari rumah sakit. Hal yang sama Majelis Hakim juga agar menujukan surat tersebut.  Tapi kuasa hukum,tidak membawa dan akan menunjukkan pada sidang berikutnya. Para saksi dan korban, tentu sangat kecewa dan meminta  setatus tahanan rumah dicabut, untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan