Muskot Perbakin Surakarta, Harus Sportif dan Patuh UU Sistem Keolahragaan Nasional

Muskot Perbakin Surakarta, Harus Sportif dan Patuh UU Sistem Keolahragaan Nasional
Eddy Sumarsono, Ketua Bidang Buru Perbakin Kota Surakarta, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

SOLO, TABLOIDKONTRAS.com – Menjelang digelarnya Musyawarah kota (Muskot) Perbakin (Persatuan menenbak dan Berburu Seluruh Indonesia) Surakarta, diharapkan tetap sportif dan patuh terhadap Undang-undang Keolahragaan Nasional. “Perbakin mestinya independen, tidak dipengaruhi politik maupun kepentingan, ini wujud dari kepatuhan terhadap UU Keolahragaan Nasional” ungkap Eddy Sumarsono, Ketua Bidang Buru Perbakin Kota Surakarta

Ungkapan Eddy tersebut, diutarakan kepada sejumlah wartawan, pada Jumat (5/11) disalah satu Rumah Makan di Solo. Dimana saat ini kepengurusan Perbakin Kota Surakarta, telah diambil alih pengurus provinsi Jawa Tengah. ”Kini kami masih menanti terselenggaranya Muskot Perbakin Surakarta dalam waktu maksimal 60 hari kedepan, untuk itu kami berharap bisa berjalan secara transparan dan bebas intervensi”  katanya

Hal ini mengingat, atas keterbatasan waktu yang hanya tinggal beberapa hari saja, sehingga dapat terbentuk kepengurusan baru periode 2021 – 2025, sesuai dengan perudang-undangan yang berlaku. “Perbakin Kota Surakarta terpilih sesuai dengan ketentuan Pasal 40 Undang-undang sistem keolahragaan nasional, nomor 3 tahun 2005” paparnya, sembari menambahkan, juga peraturan pelaksanaannya Pasal 56 dan peraturan pemerintah nomor 16 tahun 2007, tentang penyelenggaraan keolahragaan yang mandiri, netral dan bebas intervensi.

Dalam ketentuan tersebut jelas menyebutkan secara tegas, bahwa seorang pejabat publik yang diperoleh melalui pemilihan langsung oleh rakyat atau melalui pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, mulai dari Presiden hingga walikota atau bupati, DPRD Tingkat II, I sampai DPR RI, termasuk hakim agung, komisi yudisial, Kapolri dan panglima TNI tidak diperkenankan untuk rangkap jabatan dan menjabat sebagai ketua di organisasi keolahragaan.

Hal tersebut juga telah sesuai dengan pasal 5 Anggaran Dasar Perbakin yang menyebutkan,  Perbakin adalah organisasi olahraga nasional yang bersifat nirlaba, mandiri dan tidak berafiliasi dengan kekuatan politik manapun. “Kode Etik Perbakin angka 12, yang pada pokoknya menyebutkan, Perbakin sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip transparasi, Akuntanbilitas, tanggungjawab, independensi dan kesetaraan” pungkasnya.

 

(Hong)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan