“NIK” Pribumi Disalahgunakan WNA untuk Vaksin

“NIK” Pribumi Disalahgunakan WNA untuk Vaksin
Direktur-Jendral-Dukcapil-Prof-Zudan

JAKARTA, TABLOIDKONTRAS.com  – Sebuah kasus unik terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Seorang warga bernama Wasit,berencana ikut vaksinasi massal tahap pertama di puskesmas dekat rumahnya. Wasit adalah warga ber-KTP Kabupaten Bekasi.

Wasit mengisahkan awalnya dia hendak vaksin pada Kamis (29/7). Pada saat itu cek administrasi, ternyata NIK Wasit sudah digunakan oleh WNA untuk vaksinasi di Jakarta. Tepatnya di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok pada 25 Juni 2021.

“Saya tidak pernah divaksin, sekalinya mau divaksin enggak bisa. Setelah verifikasi ternyata nomor NIK saya dipakai satu kali. Padahal, saya tidak pernah divaksin, tapi nomor NIK itu sama dengan milik saya,” katanya saat didatangi di rumahnya, Selasa (3/8).

Kejadian ini mendapat tanggapan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. Zudan mengatakan setelah diinvestigasi, ternyata NIK itu benar milik Wasit sehingga Warga Perumahan Vila Mutiara Cikarang, Desa Ciantra Kecamatan Cikarang Selatan, akhirnya bisa divaksin kemarin.

“Kemarin kasus sudah selesai, data sudah dicek di Dukcapil data Pak Wasit benar. Yang bersangkutan sudah divaksin kemarin,” ucap Zudan, Rabu (4/8).

Zudan mengatakan ada dugaan penyalahgunaan NIK KTP oleh WNA untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Karena itu masalah ini sedang ditelusuri lebih lanjut. “Kemenkes nanti yang melacak penyalahgunaan NIK tersebut di tempat vaksin,” ucap Zudan.

Untuk mencegah hal tersebut terulang, Dukcapil Kemendagri, Kemenkes, Kominfo, BPJS Kesehatan dan Telkom sepakat untuk data vaksin harus bersumber dari NIK Dukcapil.

“Untuk itu tanggal 6 hari Jumat besok akan ditandatangani PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan Pcare BPJS Kesehatan dan Peduli Lindungi Kominfo, serta Kemkes, dengan Dukcapil untuk integrasi data dengan NIK Dukcapil,” katanya.

 

( ik )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan