Pemilik Lahan Ganja Seluas 10 Hektare Kabur

Pemilik Lahan Ganja Seluas 10 Hektare Kabur
Kapolres Cianjur, Jawa Barat, AKBP Doni Hermawan, saat menggelar konfrensi pers terkait penemuan ladang ganja di Kecamatan Campaka, Rabu

CIANJUR, TABLOIDKONTRAS.com  – Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, telah mengantongi identitas pemilik lahan ganja seluas 10 hektare di Gunung Karuhun, Desa Cimenteng, Kecamatan Cempaka.

“Kami sudah berhasil mengantongi identitas pelaku pemilik lahan ganja tersebut,” kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Cianjur, Rabu (29/6).

Perwira menengah Polri itu menegaskan bahwa saat ini anggota sudah disebar untuk memburu pemilik lahan ganja tersebut.

“Anggota sudah disebar untuk memburu pelaku yang melarikan diri saat kami mendatangi ladang ganja,” ungkap AKBP Doni.

Menurut dia, terduga pemilik tanaman ganja sempat tinggal di kaki gunung. Namun, saat melihat ada puluhan petugas yang datang setelah mendapat laporan warga, maka terduga langsung melarikan diri sehingga keterangan saksi warga sekitar mengarah kepada pelaku.

“Secepatnya akan kami tangkap karena petugas tengah melakukan pengejaran ke sejumlah titik di mana pelaku sempat tinggal atau bersembunyi,” kata Doni.

Dia menambahkan pihaknya menemukan sejumlah titik baru yang ditanami ganja oleh terduga pelaku di pinggir jurang di atas gunung. Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa total batang tanaman ganja yang diperkirakan sudah siap panen bulan depan itu.

“Kami bersama aparat setempat masih mencari keberadaan tanaman lain yang diperkirakan banyak tersebar di gunung tersebut. Medan yang sulit dijangkau membuat petugas hadapi kendala cukup berat,” katanya.

Saat ini, ungkap dia, pihaknya sudah mengamankan 300 batang ganja, beberapa botol pupuk pestisida, dan beberapa barang bukti lainnya. ”Kami akan tuntaskan kasusnya sampai terduga pelaku ditangkap,” katanya.

Sebelumnya, Polres Cianjur menemukan 10 hektare ladang ganja yang tersebar di sejumlah titik di lereng Gunung Karuhun, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai dipakai untuk penyemaian.

AKBP Doni Hermawan mengatakan penemuan ladang ganja tersebut setelah petugas mendapat laporan dari warga. Jarak terdekat lahan pertama yang ditemukan sejauh 2 kilometer dari jalan setapak yang tidak biasa dilalui warga.

 

(ant/ son)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan