Pemkot Depok Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan 1443 H

Pemkot Depok Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan 1443 H
Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok Elly Farida.

DEPOK, TABLOIDKONTRAS.com – Kementerian Agama sudah menetapkan 1 Ramadan sekaligus awal ibadah puasa bagi umat Islam jatuh pada Minggu 3 April 2022. Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok Elly Farida turut mengucapkan selama menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat Islam Kota Depok.

“Bagai tamu agung yang dermawan Ramadan ┬ádatang menyapa dan menghampiri kita dengan membawa berbagai macam kebaikan, Ramadan hadir sebagai salah satu bentuk kasih sayang dan kecintaan Allah kepada hamba-hambanya yang merindukan kebaikan,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi
Ketua TP-PKK Kota Elly Farida dalam siaran youtubenya, Sabtu (02/04/22).

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Depok Elly Farida juga mengingatkan agar mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan berbagai macam kebaikan. Seraya membersihkan hati untuk meningkatkan komunikasi secara vertikal dengan Allah SWT melalui ibadah di bulan suci Ramadan.

“Tingkatan juga hubungan muamalah dengan sesama sebagai bagian dari bagian ibadah kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kepada kita ┬ákekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan semua kebaikan di bulan suci Ramadan,” jelas Bunda Elly, sapaannya.

Terakhir, dalam siaran youtube pribadi Mohammad Idris tersebut, keduanya bersama mengucapkan selamat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan kepada masyarakat Kota Depok.

Berkaitan dengan datangnya bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi menetapkan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadan 1443 Hijriah.

Peraturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 800/157-Org tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan 1443 Hijriah di Lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Dalam SE tersebut dijelaskan bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja PNS selama bulan Ramadan menjadi pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB pada hari Senin hingga Kamis. Waktu istirahat yaitu pukul 12.00 sampai 12.30 WIB.

Untuk hari Jumat, jam kerja yakni pukul 08.00 sampai 15.30 WIB. Sedangkan waktu istirahat pukul 11.30 sampai 12.30 WIB.

Sementara bagi instansi pemerintah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja PNS selama bulan Ramadan menjadi pukul 08.00 hingga pukul 14.00 WIB pada hari Senin sampai Kamis dan hari Sabtu, dengan waktu istirahat pada pukul 12.00 hingga pukul 12.30 WIB.
Sedangkan jam kerja PNS selama bulan Ramadan untuk hari Jumat, jam kerja mulai pukul 08.00 hingga pukul 14.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30 hingga pukul 12.30 WIB.

Jam kerja pegawai ASN pada masa pandemi Covid-19, berlaku bagi pegawai ASN yang memberlakukan tugas kedinasan di kantor (work from office) maupun di rumah/ tempat tinggal (work from home).

Jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan 1443 Hijriah memenuhi minimal 32,5 jam per minggu.

Pada SE ini juga disebutkan, kepala perangkat daerah/unit kerja memastikan bahwa pelaksanaan jam kerja pada bulan Ramadan 1443 Hijriah tidak mengurangi produktivitasnya dan pencapaian kinerja pegawai ASN dan kinerja organisasi. Serta tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik.

Pelaksanaan tugas kedinasan pegawai ASN pada bulan Ramadan 1443 Hijriah selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada masa pandemi Covid-19, agar tetap memperhatikan presentasi jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor dan tugas kedinasan di rumah.
Hal ini sebagaimana tercantum dalam SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai penyesuaian sistem kerja pegawai ASN pada masa PPKM dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

IK

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan