Polres Kotamobagu Ungkap Pelaku Pencurian Ayam dan Mengidentifikasi Oknum Penadahnya.

Polres Kotamobagu Ungkap Pelaku Pencurian Ayam dan Mengidentifikasi Oknum Penadahnya.
Dua tersangka kasus pencurian ayam yang di amankan oleh polres kotamobagu.

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTRAS.Com – Sat Reskrim Polres Kotamobagu berhasil mengungkap kasus pencurian ternak Ayam petelur yang akhir-akhir ini cukup meresahkan warga desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan ( Kota-kotamobagu ).

Pengungkapan ini berawal dari laporan warga ( Korban ) yang diketahui selaku peternak ayam petelur berinisial RLP alias Ray (38) warga Desa Poyowa Kecil ( Pelapor ), yang mana dirinya selalu mengalami kecurian ayam petelur peliharaannya dengan jumlah banyak.

Mendapat laporan dari warga tersebut, Sat Reskrim Polres Kotamobagu kemudian  langsung menurunkan tim kelapangan guna melakukan pengintaian dan pengungkapan terhadap kasus pencurian yang dialami oleh salah satu warga ini.

Dalam keterangan Press Conference, Rabu 25 Mei 2022 kemarin, Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid, SIK, yang didampingi Wakapolres Kompol Afrizal Nugroho, SIK, MH, Kasat Reskrim AKP Batara Indra Aditya, SIK serta Kasi Humas Iptu I Dewa Dwiadyana, menyampaikan modus eperandi pencurian ayam petelur tersebut berdasarkan hasil pengungkapan yang dilakukan oleh tim Sat Reskrim.

Dimana modus operandi yang dilakukan oleh ke 2 Tersangka masing-masing inisial KHA alias Nolfi (37) berdomisili di Desa Lolak, Kecamatan Lolak, Bolaang Mongondow ( Bolmong), dan inisial JW alias Jer (24) berdomisili di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan (Kotamobagu) ini, mereka melakukan pencurian sebanyak 3 kali diwaktu yang berbeda dengan cara memanjat kandang lalu merusak dinding dan memasukkan Ayam kedalam karung yang memang sudah disediakan oleh kedua tersangka sebelum melakukan aksinya.

“Dari pengakuan tersangka, keduanya melakukan pencurian sebanyak 3 kali dilokasi milik korban, antara lain pada tanggal 18 April 2022 sebanyak 20 ekor, selanjutnya tanggal 27 April 2022 sebanyak 20 ekor serta yang ketiga di TKP yang sama pada tanggal 29 April 2022 sebanyak 15 ekor, semuanya dilakukan pada dini hari,” Jelas Kapolres Kotamobagu dalam keterangan persnya.

Lebih lanjut kata Kapolres, ayam-ayam hasil curian tersebut dijual kembali oleh ke dua pelaku ( Tersangka) seharga Rp.40.000, kemudian hasil penjualan itu mereka gunakan untuk membeli makanan ternak babi dan sebagian digunakan pelaku untuk keperluan sehari-hari.

Barang bukti yang berhasil disita dari kedua tersangka. yakni, 2 lembar karung plastik yang digunakan untuk menampung Ayam saat melakukan pencurian.

“Atas perbuatan itu, kedua tersangka di jerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP Ke-1e, Ke-4e, Ke-5e KUHP Sub Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal pidana kurungan 5 tahun penjara,” tuturnya.

Selanjutnya tambah Kapolres, untuk masalah pencurian ayam petelur ini, akan kita lakukan pengembangan terhadap kasus penadahan yang sudah berhasil kita identifikasikan keberadaan dari oknum tersebut,” tegas Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK.

 

(Lky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan