Proyek Balai Sungai Dilapor. Jackline: Kalau Pekerjaan Tidak Sesuai Spek, Tidak Dibayar.

Proyek Balai Sungai Dilapor. Jackline: Kalau Pekerjaan Tidak Sesuai Spek, Tidak Dibayar.
Ketua DPD dan DPC Ormas LAKI saat menyerahkan Laporan pengaduan atas dugaan ketidakberesan pekerjaan yang dikelolah oleh balai sungai manado.

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.com – Pekerjaan proyek penangkal ombak yang berada di Kecamatan Poigar ( Bolmong) yang kabarnya telah di laporkan oleh Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI ) Ditanggapi pihak balai sungai wilayah 1 manado.

Jackline yang diketahui sebagai KTU  Balai Sungai Manado ( Sulut ) pada Wartawan Senin (12/09/21) Sore tadi, menyampaikan hasil koordinasi dirinya dengan pejabat struktural  kasatker & PPK bahwa Tim Pembinaan Pelaksanaan BWS Sulawesi 1 akan cek lapangan.

” Prinsipnya kalau pekerjaan tidak sesuai spek kontrak, maka tidak akan dibayar dan barang / tersebut di reject dan tidak digunakan, karena pekerjaan masih dalam pelaksanaan.” Ujar Jackline.

Menurutnya, Jawaban tanggapan balai sungai ini, sudah juga ia sampaikan ke kasat reskrim polres bolmong.

” Jawaban ini sudah juga disampaikan ke pak Kasatreskrim Bolmong tadi siang pak,” Akuh KTU Balai Sungai Manado melalui pesan WhatsApp yang di kirim ke Wartawan.

Disinggung kapan akan dilakukan pengecekan dilokasi oleh tim balai sungai manado. Jackline Menjwab, ” Ini lagi semntara dibahas. Soalnya Kata Jackline, Dimana hari ini sampe rabu ada handle tim monev proyek proyek dari pusat datang.” Ucapnya.

Terpisah Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia ( LAKI ) Bolmong Indra Mamonto mengatakan bahwa mereka akan melakukan aksi penolakan bila kemudian realisasi pekerjaan tidak di perbaiki.

Begitupun Kata Mamonto, Laporan pengaduan yang sudah di serahkan Ke APH, diharapkan dapat di tindaklanjuti lewat penyelidikan hingga bisa naik ke penyidikan.

” Untuk menimalisir terjadinya ‘Korupsi’ Pekerjaan, Maka Ormas LAKI langsung mengaduhkan secara resmi ke pihak Aparat Penegak Hukum.” Tandas Ketua DPC LAKI Bolmong Indra Mamonto.

Sayangnya pihak perusahan pemenang tender Yakni, PT.Abadikarya Andhika, Sampai berita ini naik tayang belum berhasil dimintai konfrimasi.

Perlu diketahui bahwa pekerjaan proyek penangkal ombak ( Pengaman Pantai) yang dikelolah oleh  balai sungai manado tepatnya di kecamatan poigar tersebut, bersumber dari Dana APBN. Terbagi di tiga titik. Antara lain, Desa Poigar, Desa Tiberias, dan Desa Nonapan. Dengan nilai kontrak sebesar Rp: 6,2 Miliar yang dilaksanakan oleh perusahan pemenang tender PT.ABADIKARYA ANDHIKA, Tertaggal12 April 2021.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan