Puluhan Warga Datangi Polres Kotamobagu, Pertanyakan Tersangka Owner Investasi Bodong Dilepas?

Puluhan Warga Datangi Polres Kotamobagu, Pertanyakan Tersangka Owner Investasi Bodong Dilepas?
Puluhan warga Datangi kantor Polres Kotamobagu Rabu 4 Agsutus 2022 siang tadi.

KOTAMOBAGU,TABLOIDKONTARAS.Com – Puluhan warga (korban) investasi bodong yang berkedok beli-beli arisan online, yang diketahui berasal dari beberapa Desa dan Kelurahan dikotamobagu Rabu 24 Agustus 2022 siang tadi, mendatangi Kantor Polres Kotamobagu.

Berdasarkan pantauan awak media, Kedatangan puluhan warga ini, tidak lain untuk menanyakan terkait kejelasan atas penyidikan dugaan kasus investasi bodong yang terkesan molor sampai saat ini.

Tak hanya itu saja, warga juga mempertanyakan atas telah di keluarkannya atau dibebaskannya salah satu oknum tersangka inisial KM Alias Kofifah (Owner) dalam sel tahanan Polres Kotamobagu.

“Kehadiran kami disini untuk mempertanyakan apa alasan pihak penyidik tidak lagi menahan tersangka KM alias Kofifah, sementara 4 tersangka lainnya masih di tahan di sel tahanan kejaksaan, lantas ownernya diduga sebagai otak dari kegiatan tersebut di lepas?”tanya warga.

Menurut warga, bahwa KM diduga kuat adalah otak skaligus pelaku yang menjalankan investasi bodong dikotamobagu berkedok beli-beli arisan online dan 4 lainnya hanya sebagai admin dan Seller saja yang di pekerjakannya?

“Masa anak kami ditahan hingga saat ini, sementara tersangka KM Alias Kofifah yang bertindak selaku Owner dalam investasi bodong dilepas oleh penyidik dan sudah tidak ditahan lagi?,”ucap warga yang minta keadilan hukum transparan dan adil.

Terpisah Kasi Humas Polres Kotamobagu membenarkan bahwa tersangka KM Alias Kofifah (Owner) sudah tidak ditahan.

“Ia pak, Bersangkutan sudah tidak ditahan, alasanya, karena masa penahan untuk tersangka KM sudah berakhir ( Habis).,” terangnya.

Disinggung, apakah berkas perkara dari 5  tersangka investasi bodong tersebut sudah rampung dan di limpahkan ke kejaksaan? Kasi Humas Mengatakan, untuk 4 tersangka sudah dilimpahkan dan P-21, sementara untuk 1 (Satu) tersangka inisial KM Alias Kofifah ( Owner ) ada P-19 dari jaksa, sehingga ada beberapa yang dimintakan lagi oleh jaksa untuk di penuhi dan dilengkapi penyidik, dan hal itu sudah penyidik penuhi serta telah diserahkan kembali ke kejaksaan.

“Satu berkas tersangka ada P-19 dari jaksa, sehingga penyidik pun melakukan kerja maraton untuk melengkapi dan sudah di penuhi sekaligus diserahkan ke jaksa kembali untuk di teliti dan bisa P-21,”tandas Kasi Humas Polres Kotamobagu menjawab konfirmasi awak media.

Seraya menambahkan, jika penyidik menahan terus tersangka KM, maka penyidik bisa di persalahkan. Sebab, dalam aturan ketika masa penahanan tersangka sudah habis dan tidak bisa di perpanjang lagi, maka kemudian bersangkutan dikeluarkan, tetapi proses hukumnya tetap berjalan.

Perlu diketahui, beberapa bulan yang lalu penyidik Polres Kotamobagu sudah menetapkan 5 orang tersangka atas kasus investasi bodong tersebut.

Masing-masing Tersangka yang ditahan antara lain, KM Alias Kofifah yang diduga bertindak selaku Owner dalam kegiatan tersebut, kemudian MM,IM,AD, dan satu lainnya yang bertindak sebagai admin maupun reseller.

Menariknya, berjalannya waktu, dikabarkan bahwa tersangka KM alias Kofifah ( Owner ) sudah di lepas dari sel tahanan Polres Kotamobagu, dengan alasan bahwa masa penahanannya sudah berakhir dan tidak bisa lagi di perpanjang kembali.

Inilah yang menjadi situasi dan kondisi sempat tegang serta beragam spekulasi pertanyaan berkembang ditengah masyarakat, apa alasan owner harus dibebaskan dari sel tahanan?, sampai menyebabkan puluhan warga dan keluarga baik itu dari 4 tersangka yang saat ini masih di tahan, mendatangi Polres Kotamobagu.

Mereka menuntut keadilan hukum dapat dilakukan secara adil dan jauh dari kongkalingkong yang kemudian bisa berpotensi hilangnya kepercayaan masyarakat nantinya.

“Harapan kami proses hukum ini dilakukan secara terbuka dan transparan, serta semua unsure pembuktiannya harus di usut tuntas, agar kasus ini terang menerang dan tidak ada kesan dikorbankan ataupun menjadi tumbal dalam kasus investasi bodong ini”harap warga dihadapan awak media.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan