Satu Warga Toruakat Meninggal Dunia. Diduga Tertembak Peluru Senjata Rakitan Oknum Preman.

Satu Warga Toruakat Meninggal Dunia. Diduga Tertembak Peluru Senjata Rakitan Oknum Preman.
Nampak oknum preman memegang senjata tajam ketika menyerang salah satu warga desa torukat dilokasi perkebunan bolingongot tepatnya wilayah areal pertambangan PT.BDL.

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.com – Satu warga desa toruakat dikabarkan Meninggal dunia  berinisial AD alias Ar (37 thn), yang diduga terkena tembakan puluru senjata rakitan dari oknum preman yang menyerang warga pada saat hendak mendatangi lahan perkebunan Di Area Pertambangan PT.Bulawan Daya Lestari ( BDL) tepatnya di pegunungan bolingogot Kecamatan Lolayan ( red:Bolmong) pada Senin (27/09/21).

Peristiwa na’as ini terjadi berkisar pukul 15:00 Wita. Dimana saat itu warga desa toruakat berbondong bondong mendatangi perkebunan bolingongot untuk memasang tanda batas tanah yang dijadikan lahan perkebunan warga.

Menariknya tanpa mereka ketahui tiba tiba muncul puluhan oknum preman dari berbagai arah dan langsung mengejar mereka (warga) dengan menggunakan berbagai model senjata tajam, baik itu berupa Samurai, pisau, senjata rakitan dan pistol rakitan. Ujar Sumber yang saat itu berada juga dilokasi kejadian.

Sumber mengatakan bahwa saat itu mereka tidak melakukan perlawanan dan hanya bisa pasrah menjelaskan kepada puluhan oknum preman bahwa maksud kedatangan mereka di perkebunan bolingongot itu hanya untuk memasang tanda batas tanah agar tidak terjadi masalah. Akan tetapi kata sumber, penjelasan itu tidak di dengar, malahan kami ( Warga) di kejar dan ada beberapa preman sempat menyandra warga dengan sajam namun di lerai oleh Aparat Kepolisian yang berada dilokasi.

” Waktu naik ke perkebunan kami tidak membawah barang tajam. Karena sebelumnya polres bolmong sudah menghimbau dan melarang kepada warga untuk tidak membawah sajam walaupun sebatas hanya untuk digunakan pada keperluan bekerja dan itu kami patuhi agar tidak menimbulkan masalah, atau hal hal yang tidak di inginkan, ” Beber Sumber Yang Enggan Namanya Disebutkan.

Tapi apa dikata, Tanpa diduga Puluhan preman muncul dan masing masing oknum preman tersebut memegang sebila samurai, pisau dan senjata rakitan ditangan mereka sambil meneriaki dan mengejar kami saat itu.  Akhirnya salah satu rekan kami Inisial AD Alias Ar tertembak dibagian dada dan langsung meninggal dunia dan satunya lagi masih dalam perawatan. Ungkap Sumber.

Seraya mempertanyakan kenapa dilokasi tersebut sudah lebih awal ada puluhan preman dan bersenjata tajam serta ada beberapa yang terlihat memegang senjata rakitan dan pistol rakitan. Tanya  Sumber pada awak media saat di wawancarai Minggu (27/09/21) di kedimamannya Desa Toruakat.

SSangadi Desa Toruakat Tommy Mokobela ketika dihubungi Wartawan, Membenarkan bahwa satu warganya meninggal dunia dan saat ini dalam proses menjalani Atopsi di Rumah Sakit ( RS ) Kompatemen Dokpol Instakasi kedokteran Forensik Bhayangkara Manado. Singkatnya.

Terpisah,Kapolres Bolaang Mongondow ( Polres Bolmong) AKBP Dr. Nova Irone Surentu SH, MH Ketika di konfirmasi atas adanya korban jiwa yang diduga tertembak peluru senjata rakitan oknum preman.  Dirinya mengatakan bahwa itu belum bisa di pastikan. Sebab, proses Atopsi korban lagi berjalan, sehingga menunggu dulu hasil atopsi tersebut baru kemudian hasilnya akan disampaikan.

Disinggung terkait sejauh mana Tanggungjawab pihak polres bolmong atas peristiwa adanya salah satu warga Desa Toruakat yang meninggal dunia, Kapolres Menjawab, Semua akan di proses sesuai hukum yang berlaku. tentunya melalui penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Begitupun kata Kapolres Bolmong Dimana polres bolmong telah lebih awal mengantisipasi itu sesuai dengan SOP, melalui koordinasi bersama polres kotamobagu. Karena lokasi PT.Bulawan Daya Lestari ( BDL ) bukan hanya menjadi wilayah tanggungjawab polres bolmong akan tetapi sebagian besar area konservasi perusahan adalah tanggungjawab polres kotamobagu.

” Perkebunan Bolingngot Wilayah tanggungjawab polres Bolmong, sementara wilayah perusahan PBDL lainnya masuk tanggungjawab wilayah hukum polres kotamobagu.Tandas Kapolres Bolmong AKBP Dr.Nova Irone Surentu SH,MH.

Sementara itu Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK Saat dihubungi berkaitan dengan wilayah tanggungjawabnya atas peristiwa na’as itu menyampaikan  Proses masih lidik sidik berjalan.

Dirinya juga membenarkan bahwa untuk pengamanan dilokasi saat itu, dilakukan secara bersama sama antara  polres kotamobagu dan polres bolmong.

” Penanganan bersama sama kita dengan polres bolmong,” Akuhnya.

Ditanya langkah hukum apa yang sudah dilakukan oleh APH atas adanya puluhan oknum preman bersenjata tajam dilokasi BDL. Kapolres kotamobagu menegaskan sudah ada beberapa nama yang di kantongi dan segera akan kita amankan. Pungkas Kapolres kotamobagu.

Sayangnya pihak RS Bhayangkara manado yang menjadi tempat dilakukannya proses Atopsi korban yang meninggal dunia, belum berhasil di mintai konfirmasi oleh Wartawan.

 

(Lucky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan