Tanggapan Kuasa Hukum Yance Tanesia Terkait Kisru PT.BDL

Tanggapan Kuasa Hukum Yance Tanesia Terkait Kisru PT.BDL
Perusahan Tambang Emas Bulawan Daya Lestari ( BDL ) Desa Monsi, Kecamatan Lolayan ( Bolmong-red)

BOLMONG,TABLOIDKONTLRAS.com – Kuasa Hukum Yance Tanesia ( Raflie Panasang SH,MH, yang menang dalam perkara perdata terkait persoalan kepemilikan saham pada Perusahan Tambang PT.Bulawan Daya Lestari ( BDL ) di pengadilan negeri ( PN ) Kotamobagu, menanggapi beredarnya kabar Soal dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen yang disampaikan oleh pihak Mody Donny Cs, yang menurutnya  ia pun  tidak paham dimana Penipuan dan pemalsuannya.

Demikian Hal tersebut dikatakan Raflie Pinasang SH, selaku kuasa hukum Yance Tanesia, pada awak Media Minggu ( 08/08/21).

Lanjutnya Menyampaikan, Bahwa proses pengambilan saham 100 persen BDL kepada Yance Tanesia adalah sah karena beralihnya saham 100 persen PT BDL ke Yance Tanesia itu berdasarkan  putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

” Semua itu melalui proses pengadilan, Jadi tidak ada Peniphan dan pemalsuan dokumen, kalau misalnya ada yg dipalsukan MENKUM HAM RI tidak mengesahkan Akta BDL yang terbaru,” Tegas Raflie  Panasang

Masih Raflie Menjelaskan, Tentang Pertanyaan pembuatan Akta tahun 2021,  sudah benar menurut hukum, karena dasarnya harus mengacu pada  Putusan Pengadilan, karena Putusan Pengadilan adalah undang-undang. Terhadap permohonan saudara VP tentang perpanjangan IUP-OP harus tunduk pada putusan pengadilan, jadi saat YANCE TANESIA dkk., sebagai pemilik PT. BULAWAN DAYA LESTARI,  menyampaikan dengan hormat melalui Putusan PN Kotamobagu No. 66/Pdt.G/2019/PN Ktg. dan Putusan PT Manado.70/PDT/2020/PTMND, yang telah mempunyai kekuatan mengikat mengirimkan salinan putusan perkara ini yang telah berkekuatan hukum tetap ke- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI di Jakarta, untuk didaftarkan perubahan susunan pemegang saham, pengurus Direksi dan Komisaris pada PT. Bulawan Daya Lestari, yang baru dan hasilnya DITERIMA sehingga keluarlah SK. Kementerian HUKUM dan HAM RI. No. AHU-0025617.AH.01.02 Tahun 2001 Tentang Persetujuan Anggaran Dasar PT.Bulawan Daya Lestari.

Begitupun Kata Raflie Panasang, berdasarkan Putusan PN Kotamobagu No. 66/Pdt.G/2019/PN Ktg. dan Putusan PT Manado.70/PDT/2020/PTMND, tentang penerimaan pemberitahuan perubahan Data Perseroan PT. BULAWAN DAYA LESTARI ( BDL) oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, serta perubahan Akta Notaris Nomor 10 tanggal 26 April 2021, seperti disebutkan diatas, maka kesepakatan dengan pak Hadi yang dibuat dalam  Akte No. 7 Tahun 2017, dan Akte No. 8 Tahun 2019 dan semua akta turunannya, tidak berlaku lagi berdasarkan Putusan Pengadilan tersebut, yang sah adalah berdasarkan Putusan pengadilan tersebut. Dimana disebutkan dalam Putusan adalah : DINYATAKAN KEMBALI KEPADA  pada akta No. 9 Tahun 2012,  yaitu  Yance Tanesia sah Pemilik BDL. dengan demikian KEDUDUKAN HUKUM saudara HADI PANDUNATA dkk., telah GUGUR HAK-HAKNYA SEBAGAI PESERO, KOMISARIS artinya apapun kedudukan hukum perdatanya telah hilang.

Seraya menambahkan, Tentang siapapun yang akan melaporkan kepada aparat penegak hukum, bagi BDL itu sah-sah saja,  karena kedudukan hukum BDL telah sah menurut hukum.

” Negara kita adalah negara berdasarkan hukum, Jadi kalaupun ada yang ingin melaporkan, Bagi PT

BDL itu sah sah saja.” Pungkas Kuasa hukum Yance Tanesia ( Ralfie Panasang SH,MH.

Perlu diketahui pada edisi pemberitaan Media Online tabloidkontras.com Sabtu (07/08/21) Kemarin, terkait kisruh yang terjadi di Internal PT. Bulawan Daya Lestari (BDL) tak kunjung usai. Bahkan, kabarnya Hasurungan Nainggolan dan Mody Donny Sumolang Sth, Selaku Pemegang Saham PT.IPI (Pemilik Saham 50 Persen PT.BDL) yang juga Kuasa Dirut PT.BDL sesuai Akta Tahun 2020, Menegaskan akan menempuh jalur hukum di dalam menyelesaikan masalah BDL tersebut.

“Kami akan tempuh jalur hukum sesuai amanat undang-undang.Yakni, dengan melaporkan Saudara Yance Tanesia ke Mabes Polri terkait Dugaan Tindak Pidana ‘Penipuan dan Pemalsuan Dokumen Negara’ serta Saudara Jimy Inkiriwang yang melakukan aktifitas ‘Ilegal Mining’di lokasi PT.BDL,”  Ucap Hasurungan Naiggolang dan dibenarkan oleh Mody Donny Sumolang, saat bertatap muka dengan awak media Pada Jumat (06/08/21) kemarin.

Dikatakan Hasurungan Nainggolan dan Mody Donny Sumolang, Persoalan ini tidak baik ketika harus dibiarkan berlarut larut. Apa lagi pihaknya memiliki bukti bukti kuat adanya dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen dan hal itu dinilai mereka bentuk perbuatan melanggar hukum.

“Bukti bukti dokumen atas dugaan pemalsuan dan penipuan tersebut sudah kami kantongi, kemudian dasar inilah akan menjadi bahan laporan kami ke Mabes Polri, untuk kemudian dilaporkan secara pidana.” Tandas Hasurungan Nainggolan di dampingi Mody Donny Sumolang.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan