Tanggapan Pemkab Bolmong Atas Desakan LSM Minta Kegiatan JRBM Ditutup.

Tanggapan Pemkab Bolmong Atas Desakan LSM Minta Kegiatan JRBM Ditutup.
Dinkes bersama gugus tugas covid-19 kotamobagu melakukan pemantauan dan edukasi kepada kariyawan JRBM yang positif covid-19 dan sedang dalan isolasi di beberapa hotel dikotamobagu.

BOLMONG,TABLOIDKONTRAS.com –  Kuatnya arus desakan yang meminta pemerintah menutup aktivitas kegiatan perusahan tambang emas  PT.JRBM untuk sementara waktu, disebabkan sudah 142 orang kariawan perusahan tersebut berdasarkan hasil laporan tes PCR dari dinkes bolmong dan dinkes kotamobagu bahwa positif terpapar Covid-19, Ditanggapi oleh pemkab bolmong Melalui Sekretaris Daerah ( Sekda ) Tahllis Galang, Rabu (28/07/21) pada awak media.

Dikatakannya, Pemda Bolmong sangat mengapresiasi permintaan dari Pihak Lembaga Swadya Masyarakat ( LSM ) terkait dengan pengendalian Covid 19 bagi Karyawan PT.JRBM dan untuk sementara waktu dihentikan.

Menurutnya, Hal ini merupakan kepedulian LSM terhadap masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow ( Kab-Bolmong) di dalam memutus mata rantai virus Covid-19. ” Ini bentuk kepedulian LSM terhadap masyarakat dan tentunya sebagai pemerintah berikan apresiasi,” Ucap Sekertaris Daerah Tahllis Galang.

Lebih Lanjut Kata Tahlis, Menyangkut tuntutan penghentian sementara kegiatan PT. JRBM, pihak Pemda akan mengkoordinasikannya lagi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ( Pemprov Sulut )  dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi ( Disnakertrans).

” Secepatnya persoalan ini akan di koordinasikan dengan pemprov sulut melalui Disnakertrans provinsi.” Tegas Tahlis Gallang Selaku sekretaris daerah Pemkab Bolmong.

Sayangnya Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans ) Provinsi Sulawesi utara ( Sulut ) Ibu Erny Tumundo ketika di hubungi oleh awak media pada Rabu 28 Juli 2021, Belum merespon dan menjawab konfirmasi awak media.

Data yang berhasil dirangkum Awak media dimana berdasarkan keterangan laporan yang di sampaikan oleh Kepala dinas kesehatan bolmong maupun Kepala dinas kesehatan kotamobagu, disebutkan bahwa jumlah positif kariyawan PT.JRBM yang terpapar covid-19 sudah mencapai 142 orang kariyawan.

” Sudah 142 Orang kariawan JRBM melalui hasil tes PCR positif covid-19, dan 70 orang kariawan melalui tes Antigen serta dari hasil PCR untuk kariyawan yang dinyatakan negatif ada 30 orang kariyawan, sekaligus yang sudah selesai Isolasi Mandiri (Insoman) ada 12 orang,  1 orang kariyawan perusahan dirujuk ke Rumah sakit,” Ujar Kadis Kesehatan Bolmong dr Erman Paputungan dan Kadis Kesehatan Kotamobagu dr Tanty Korompot saat di hubungi.

Begitupun merujuk pada surat edaran gubernur sulut Nomor 8 Tahun 2020 terkait penegakan prokes covid-19, disebutkan Apabila lebih dari 5 orang positif covid-19 dan Penularannya secara Epidemologi, Maka Aktivitas kegiatan ditutup.

 

(Lucky Lasabuda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan