Usai Libur dan Hari Pertama Masuk Kerja, Pegawai Pemkot Depok Jalani Swab Antigen

Usai Libur dan Hari Pertama Masuk Kerja, Pegawai Pemkot Depok Jalani Swab Antigen
Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat meninjau pelaksanaan Swab Antigen di area Balai Kota, Senin (09/05).

DEPOK, TABLOIDKONTRAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tidak menggelar apel pagi usai libur nasional Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah pada Senin (09/05). Kewajiban apel pagi tersebut diganti dengan pelaksanaan swab antigen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di lingkup Pemkot Depok yang digelar di Balai Kota Depok.

Hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menjalani Swab Antigen. Pemeriksaan tersebut guna memutus penyebaran kasus penularan virus Corona atau Covid-19.

“Usai libur lebaran, seluruh ASN dan non-ASN Depok wajib melakukan swab antigen. Karena itu, tidak ada pelaksanaan apel pagi dan halal bihalal di lingkungan Balai Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Idris lebih lanjut mengatakan, untuk pelaksanaan swab antigen Covid-19 dilaksanakan di lingkungan Balai Kota dan 11 Puskesmas di Depok. Adapun kegiatan swab antigen akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB.

Wali Kota mengatakan, jika ditemukan ASN maupun Non-ASN yang belum melaksanakan swab antigen maka kepala perangkat daerah (PD) mereka yang bakal bertanggung jawab mutlak dengan segala risikonya.

“Kepala Dinas atau Kepala Badan agar memonitor terhadap terlaksananya swab antigen semua ASN dan Non-ASN di bawah dinasnya,” ujar Idris.

Wali Kota Depok mengatakan, pemeriksaan dilakukan karena adanya laporan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 perihal peningkatan kasus Covid-19 di beberapa daerah pasca libur lebaran. Seperti di DKI Jakarta ada tambahan 63 kasus dan Jawa Barat 26 kasus.

“Ini menjadi perhatian kita sebelum masuk kerja untuk mengantisipasi. Tapi hasil pantauan kita, hasil google form untuk ASN yang pulang mudik hanya 40 persen, selebihnya disini (Depok-red) berwisata, berwisata kan ada yang ke Sukabumi ada yang ke Bandung. Makanya perlu adanya antisipasi ini,” ujarnya, usai meninjau kegiatan Swab Antigen di Balai Kota, Senin (09/05/22)

Idris menuturkan, dirinya melarang adanya acara halal bihalal di lingkungan Balai Kota Depok sebelum dilakukan Swab Antigen kepada seluruh pegawai. Sambungnya, Swab juga berlaku untuk para guru yang akan dilaksanakan, besok (10/05).

“Saya tidak perkenankan acara halal bihalal apapun bentuknya, kumpul-kumpul di kantor di dinas sebelum dipastikan hasil swab negatif pada hari ini,” ucapnya.

Idris menambahkan, jika ditemukan kasus positif, ASN maupun Non-ASN yang bersangkutan dilanjutkan dengan tes Swab PCR. Kemudian, diminta melakukan isolasi mandiri.

“Ada kebijakan kepala daerah boleh mengeluarkan kebijakan untuk bekerja dari rumah, nanti kita akan lihat. Mudah-mudahan sih tidak banyak kasus,” tandasnya.

“Kemudian, saya juga meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memastikan dulu para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah sudah swab antigen. Baru kita mulai kegiatan belajar mengajar (KBM) usai libur lebaran 2022,” tandas Mohammad Idris.

Sementara itu, pada kesempatan erpisah, eluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di Kantor Kelurahan Kalibaru siap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran Idulfitri 1443 Hijriah. Pegawai yang berjumlah 12 orang tersebut, juga telah dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani Swab Antigen.

“Alhamdulillah semua pegawai sudah bekerja tidak ada yang libur hari ini dan hasil swab mereka negatif,” kata Lurah Kalibaru, Indra Cahyadi, Senin (09/05).

Indra menjelaskan, sesuai arahan Wali Kota Depok Mohammad Idris, dirinya bersama seluruh pegawai melakukan tes Swab Antigen di UPTD Puskesmas Cilodong. Pemeriksaan tersebut guna mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan kantor.

“Pada hari pertama masuk kerja, Wali Kota Depok menyambangi kantor Kelurahan Kalibaru untuk mengecek kehadiran dan kinerja para pegawai. Usai dinyatakan negatif, semua pegawai kembali ke kantor untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” papar Indra.

Ia mengatakan, pelayanan sudah kembali normal kami buka mulai pukul 07.45 – 16.00 WIB.

 

IK

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan